Isolasi Sosial Akibat Media Sosial

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 30 September 2024 | 12:00 WIB
Media Sosial
Media Sosial

Melakukan kerja sama dalam kebaikan dan ketakwaan lebih efektif melalui interaksi langsung, di mana individu dapat berkontribusi secara nyata dalam komunitas mereka. Pendidikan harus mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Khalifah ke-2 pengganti Rasulullah SAW. Umar bin Khattab RA. Pernah berwasiat :

لَا يَغُرَّنَّكُمْ مَنْ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ، فَإِنَّمَا هُوَ كَلَامٌ نَتَكَلَّمُ بِهِ، وَلَكِنِ انْظُرُوا إِلَى مَنْ يَعْمَلُ بِهِ
"Janganlah kalian terpesona oleh orang yang membaca Al-Qur'an, karena itu hanyalah perkataan yang kita ucapkan. Namun, lihatlah siapa yang mengamalkannya."

Pernyataan Khalifah Umar Bin Khattab ini memberi konklusi bahwa tindakan perbuatan dan amalan nyata jauh lebih penting daripada pengetahuan semata.

Komunikasi langsung melalui Interaksi fisik dan silaturahim adalah bentuk pengamalan nilai-nilai Islami yang tidak dapat digantikan oleh aktivitas di dunia maya atau dimedsos yang selama ini dipergunakan.

6. Strategi Pendidikan untuk Mendorong Silaturahim Fisik

a. Mengintegrasikan Kegiatan Sosial dalam Kurikulum

Dalam hal ini pendidikan formal melalui sekolah dapat mengadakan kegiatan yang mendorong siswa dalam melakukan interaksi sosial langsung, seperti kunjungan ke panti asuhan, kerja bakti, kerja kelompok, Kinjungan ke obyek wisata dan sarana ibadah atau kegiatan keagamaan bersama yang memungkinkan mereka melakukan aktivitas fisik.

b. Pendidikan Literasi Digital Islami

Melalui kegitan ini guru dan segenap tenaga pendidik lainnya dapat mentransformasi dan mengajarkan etika penggunaan media sosial sesuai dengan nilai-nilai Islam, memprioritaskan interaksi yang bermanfaat, termasuk menghindari konten negatif yang dapat merusak akhlak dan perilaku sehari-hari akibat efek negatif dari medsos.

c. Mendorong Partisipasi dalam Komunitas

Gerakan yang berusaha memberikan dikasi serta mendorong siswa untuk terlibat dalam komunitas lokal, organisasi pemuda masjid, dan kegiatan sosial lainnya untuk memperkuat hubungan sosial diantara mereka.

Kesimpulan

Isolasi sosial akibat media sosial merupakan tantangan nyata dalam era digital. Pendidikan nilai dan karakter Islami memiliki peran penting dan strategis dalam membekali generasi muda agar mampu menghadapi tantangan ini dengan bijak.

Mengedukasi dan memberikan pencerahan tentang urgensi silaturahim fisik, memperkuat interaksi sosial nyata, dan menggunakan media sosial sesuai dengan prinsip-prinsip Islam adalah langkah-langkah yang harus diambil dan ditempuh sebagai upaya preventif sekaligus solutif terhadap kuatnya arus medsos dalam mempengaruhi perilaku dan karakter dari generasi kegenerasi

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Naik Kereta Whoosh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB

Makan Malam dan Dampaknya Bagi Kesehatan

Rabu, 1 April 2026 | 21:13 WIB
X