JournalNusantara.com - Peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah bisa diwujudkan melalui lintas organisasi kemasyarakatan, partai politik, komunitas bahkan perorangan.
Peran masyarakat dalam pembangunan juga diatur dalam perundang-undangan. Hal inilah yang menjadi salahsatu alasan dibentuknya Cianjur Berwarna (Ciber).
Baca Juga: Nunu A. Hamijaya Penulis Sejarah Asal Cianjur, Bukunya Diminati Anggota Kedubes Amerika dan Pakistan
Menurut pengurus Ciber Nia Rohania bahwa komunitas Cianjur Berwarna merupakan tempat diskusi dan kajian terkait pembangunan di Cianjur. Hasil diskusi akan dijadikan bahan masukan kepada pemerintah atau program kerja yang akan direalisasikan oleh komunitas.
"Anggota Cianjur Berwarna (Ciber) ada dari akademisi, aktivis, jurnalis, budayawan, advokat, bahkan politisi". Ujar Nia kepada JournalNusantara.com, Sabtu, (22/7/2023).
"Kita juga akan membuat rekomendasi-rekomendasi kepada pemerintah atau pers release terkait isu-isu hangat yang terjadi disekitar Cianjur. Ciber mengusung visi diskusi pangkal solusi". Tambah Nia.
Baca Juga: Kordes dan Peserta KKN Desa Cikadu Bersama Camat Sindangkerta KBB Solid Berdayakan Warga Desa
Nia mengaku ikut komunitas Cianjur Berwarna karena ingin nuansa baru, dimana bisa ngobrol santai tetapi penuh isi. Menghasilkan sebuah rumusan yang bermanfaat bukan hanya ngobrol tetapi tong kosong nyaring bunyinya.
"Kita do'akan saja kedepan, Cianjur Berwarna bisa memberikan warna tersendiri kepada pemerintah daerah. Komunitas ini murni dibentuk sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan Cianjur." Pungkasnya.***