Journalnusantara.com, Cirebon - Pondok Pesantren Ad-Dzikro perlahan tapi pasti terus membangun kemandirian pesantren. Minggu (5/3/2023), Pondok Pesantren Ad Dzikro melaunching Dzikro Mart.
Bertempat di Desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, Cirebon, peresmian dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesanteren Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon Moh Izzuddin.
Ketua Yayasan Nurul Huda KH Abdul Hadi mengatakan, Dzikro Mart merupakan bantuan unit usaha minimarket pesantren dari Kantor Kementrian Agama RI, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pesantren dan masyarakat.
Baca Juga: Ribuan Santri Pesantren Al-Ittihad Cianjur Ikuti Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
"Salah satu program prioritas Mentri Agama RI Gus Yaqut Cholil Qoumas ini (Red- Bantuan inkubasi bisnis pesantren) adalah bentuk kepedulian Kementerian Agama RI terhadap pondok pesantren," ungkapnya.
Kiai Abdul Hadi pun mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Agama RI yang telah memberikan bantuan kepada Pesantren Ad Dzikro. Dengan ini, menurutnya, akan menambah manfaat bagi pesantren Ad -Dzikro.
Pertama, pesantren Ad -Dzikro akan memiliki pendanaan yang lebih mandiri di luar sumber pendanaan dari luar pesantren.
"Para Santri dan wali santri yang datang ke pesantren akan berbelanja kebutuhan sehari-hari di Dzikro Mart," ungkapnya.
Jika pesantren sudah mempunyai pendanaan yang mandiri, lanjut Kiai Hadi, program pengembangan pesantren lainnya seperti bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat bisa lebih kuat.
Sementara itu, Kepala Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon KH Moh Izzuddin menilai, Pesantren Ad-Dzikro layak mendapat bantuan bisnis unit usaha pesantren. Pasalnya selain fokus pada kajian ilmu agama dengan menggunakan kitab turats, pesantren Adzikro fokus pada pendidikan formal.
Baca Juga: Mengenal Pondok Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta, Santri Bebas Memilih Perlengkapan Shalat
"Pesantren Ad Dzikro memiliki lembaga pendidikan formal dari Madrasah Ibtidaiyah sampai Madrasah Aliyah. Ini bentuk keseriusan yang tinggi Pesantren Ad-Dzikro mendidik para santri wawasan Akhlakul Karimah dan pengetahuan umum ," ungkapnya.
Kiai Izzuddin berharap bantuan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya, yang nantinya bisa memberikan manfaat bagi pesantren, santri dan masyarakat.