daerah

HJC Ke-349, RSUD Sayang Cianjur Sediakan Pemeriksaan Kanker Serviks Gratis

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:38 WIB
RSUD Sayang Cianjur sediakan pemeriksaan kanker serviks gratis. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUD Sayang Cianjur, dr. Futiha Arabia, Sp.OG., memberikan materi edukasi mengenai bahaya infeksi HPV dan pentingnya skrining leher rahim kepada puluhan peserta perempuan dalam acara pelayanan kesehatan gratis memperingati Hari Jadi Cianjur.

Guna memeriahkan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang menggelar program skrining kanker serviks tanpa dipungut biaya.

Fasilitas medis berupa tes HPV DNA dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) ini dipusatkan di Aula Kemuning RSUD Sayang pada Kamis (23/7/2026).

Agenda sosial tersebut turut dihadiri jajaran manajemen, jajaran direksi, jajaran kepala instalasi, hingga para tenaga medis dari berbagai puskesmas serta instansi terkait.

Direktur RSUD Sayang Kabupaten Cianjur, dr. Hj. Yuli Hendriyani, M.H., M.K.M., menegaskan bahwa pemeriksaan sejak dini memegang peranan krusial untuk menekan angka penderita sekaligus risiko kematian akibat tumor ganas leher rahim.

Langkah penanganan medis yang optimal, menurutnya, berbanding lurus dengan seberapa cepat kondisi pasien teridentifikasi.

"Kanker serviks merupakan penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dan dideteksi sejak dini. Karena itu, kami mengajak seluruh perempuan untuk tidak takut melakukan pemeriksaan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri," katanya.

Ia menguraikan, pemberian layanan IVA Test serta HPV DNA secara gratis ini menjadi wujud nyata komitmen rumah sakit dalam memperluas jangkauan tindakan medis preventif. Upaya tersebut sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mendongkrak kualitas kesehatan warga lokal.

Rangkaian acara tidak sekadar menawarkan pemeriksaan fisik, melainkan menyajikan sesi penyuluhan interaktif.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Futiha Arabia, Sp.OG., hadir mengedukasi peserta mengenai risiko infeksi Human Papillomavirus (HPV) sebagai pemicu utama kanker serviks, sembari menekankan krusialnya vaksinasi dan pola hidup bersih.

Dalam penjelasannya, dr. Futiha menyebutkan bahwa tes HPV DNA sanggup mengenali jejak virus lebih sensitif dari tahap paling awal.

Sementara itu, tes IVA dinilai menjadi opsi pemeriksaan alternatif yang terjangkau, efisien, serta sigap dalam mendeteksi adanya kejanggalan pada area leher rahim.

Pihak manajemen RSUD Sayang berharap momentum peringatan HJC ke-349 ini mampu menggerakkan kesadaran para wanita di Cianjur untuk melakukan tes kesehatan berkala. Penanganan kanker serviks pada stadium awal berpotensi besar meningkatkan tingkat kesembuhan pasien secara signifikan.

Pihak rumah sakit pun berjanji akan terus menghadirkan terobosan pelayanan kesehatan berorientasi pencegahan yang terjangkau bagi publik.

Tags

Terkini