JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Masyarakat di kawasan Kampung Rawa Bebek, Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendadak gempar setelah seorang perempuan yang diduga pelaku penipuan berhasil diringkus.
Dalam hal ini peristiwa yang terjadi pada Selasa (17/3/2026) bermula saat pelaku mendatangi kediaman seorang warga lansia bernama Emak Encar.
Awalnya, pelaku sempat mencoba membangun komunikasi dengan mengaku sebagai kerabat korban dari daerah Ciranjang untuk meyakinkan warga sekitar yang melihat kehadirannya di lingkungan tersebut.
Aksi tipu muslihat mulai dijalankan saat pelaku bertemu langsung dengan korban dan memperkenalkan diri sebagai utusan sebuah yayasan pemberi bantuan.
Dengan dalih pendataan sebagai syarat pencairan dana bantuan, pelaku membujuk Emak Encar untuk melepaskan seluruh perhiasan emas yang dikenakannya.
Pelaku berdalih bahwa dokumentasi tanpa perhiasan diperlukan sebagai bukti formal bagi pihak yayasan. Korban yang terperdaya kemudian menyerahkan emas seberat sekitar 25 gram bersama sejumlah dokumen pribadi ke dalam sebuah kotak.
Situasi berubah tegang ketika cucu korban mendadak pulang saat pelaku sedang berusaha mengajak Emak Encar keluar rumah dengan alasan pengurusan administrasi di kantor yayasan.
Merasa terdesak dan panik, kemudian pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian tanpa membawa serta semua hasil sasarannya.
Namun, warga yang mulai curiga segera bertindak cepat dengan menyebarkan informasi melalui pengeras suara masjid setempat guna memperingatkan warga lainnya agar tetap waspada terhadap orang asing.
Tak butuh waktu lama, warga akhirnya menemukan pelaku sedang berada di rumah warga lain yang berjarak sekitar setengah kilometer dari tempat kejadian pertama.
Saat dilakukan penggeledahan secara kolektif, ditemukan berbagai bukti mencurigakan di dalam tas pelaku, mulai dari perhiasan emas anak-anak yang telah rusak, tumpukan uang tunai berbagai pecahan, hingga sebuah benda yang diduga jimat.
Meskipun ditemukan kunci motor, pelaku sempat berkelit dengan tidak mengakui membawa kendaraan selama beroperasi di wilayah tersebut.
Berdasarkan pengakuan sementara saat diinterogasi warga, perempuan tersebut diketahui telah memantau situasi lingkungan tersebut selama beberapa hari terakhir untuk mencari target yang menggunakan perhiasan mencolok.
Guna menghindari aksi massa yang lebih besar, warga setempat segera menyerahkan pelaku beserta seluruh barang bukti kepada aparat kepolisian di Polsek Bojongpicung.