JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Komunitas sosial Bagong Mogok menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Silaturahmi Akbar dan Buka Bersama di kawasan BLK Residence, Desa Limbangansari, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum bagi organisasi tersebut untuk memperkuat komitmen sosial mereka melalui pemberian santunan kepada ratusan anak yatim dan kaum duafa.
Dengan mengusung filosofi satekah polah ngabela anu susah, perkumpulan ini berupaya memaksimalkan pengabdian mereka di tengah bulan suci melalui berbagai aksi nyata di lapangan.
Ketua Umum Komunitas Sosial Bagong Mogok, Hilman Muslim atau yang akrab disapa Abah Hilman, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk peningkatan intensitas ibadah melalui jalur sosial.
Ia menekankan bahwa meskipun kepedulian terhadap sesama dilakukan rutin setiap hari, bulan Ramadan menjadi saat yang tepat untuk lebih peka terhadap masyarakat sekitar yang membutuhkan uluran tangan.
"Tujuan utama dari berkumpulnya para anggota adalah untuk bersama-sama mengejar nilai ibadah sembari memastikan kehadiran organisasi dapat dirasakan langsung oleh mereka yang kurang beruntung," ujarnya.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan pengurus dari enam koordinator wilayah di Cianjur, serta perwakilan dari wilayah Cimahi dan Sukabumi.
Keterbatasan kapasitas tempat membuat penyelenggara hanya mengundang delegasi tertentu, namun hal itu tidak mengurangi esensi pemberian santunan bagi sekitar 400 anak yatim dan duafa yang hadir di lokasi.
Hilman menegaskan bahwa seluruh pendanaan kegiatan ini murni bersumber dari swadaya para anggota tanpa melibatkan sponsor luar, sebagai bentuk ketulusan dalam berbagi.
Dalam pandangannya, upaya membantu sesama tidak melulu soal materi, melainkan bisa melalui tindakan, ucapan, bahkan sekadar membuat orang lain tersenyum. Komunitas ini memilih fokus pada aksi lapangan daripada sekadar membangun citra di mata publik.
Setelah hari raya nanti, Bagong Mogok bahkan telah menjadwalkan pembangunan rumah tidak layak huni di wilayah koordinator satu, sebagai kelanjutan dari program rutin yang telah berjalan selama ini untuk membantu meringankan beban masyarakat kecil.
Mengenai hubungan dengan pihak birokrasi, Hilman berharap sinergitas dengan pemerintah dapat terjalin semakin kuat di masa depan.
Ia menyadari bahwa pemerintah memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga kehadiran komunitas sosial diharapkan mampu menjadi penyambung lidah sekaligus pemberi sumbangsih nyata dalam urun rembug pembangunan kesejahteraan.
Salah satu penerima manfaat, Harun Armik, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya setelah rumahnya yang ambruk setahun lalu berhasil dibangun kembali atas bantuan komunitas ini.
Artikel Terkait
Strategi Ampuh Mencegah Penyakit Tipes Datang Kembali
Pilihan Makanan dan Minuman Terbaik untuk Mencegah dan Memulihkan Tipes
Gempa M 4,3 Guncang Sukabumi Tengah Malam, Warga Diminta Tetap Tenang
Pertunjukan Teater Monolog Topeng DAM di PWI Cianjur
Mutiara Pagi: Pengadilan Hati Nurani (Bagian 2149)
DKM MKU An-Nahdloh Gelar Bazar Ramadhan, Hadirkan Layanan Sosial Hingga Santunan untuk Masyarakat
Aktivis KontraS Andrie Yunus Menjadi Korban Penyiraman Air Keras Di Salemba Jakarta Pusat
Wasekjen DPP Demokrat Agus Jovan Latuconsina Perkuat Solidaritas Kader di Cianjur
dr. Novita Qurrota A’ini, Dokter Muda Penggerak Komunitas Perempuan
Mutiara Pagi: Nyanyian “My Lai” (Bagian 2150)