JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Ngawitan Ruang Tumbuh bersinergi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cianjur mempersembahkan sebuah sajian seni peran mendalam bertajuk Monolog Topeng DAM.
Karya ini merupakan alih wahana dari cerpen maestro Putu Wijaya yang akan dibawakan secara memukau oleh aktor kawakan Wawan Sofwan.
Pertunjukan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 April 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di Aula Pertemuan PWI Lantai 2, Cianjur.
Kisah ini menyoroti drama di ruang pengadilan, di mana seorang terdakwa menghadapi tuntutan hukuman mati atas pembunuhan seorang pengendara mobil mewah tanpa motif yang jelas.
Wawan Sofwan akan menampilkan kepiawaiannya dengan berganti peran menjadi terdakwa, jaksa, hingga hakim menggunakan perangkat topeng khusus.
Menariknya, topeng-topeng ini didesain langsung oleh seniman Nyoman Nuarta pada tahun 2000, yang terinspirasi dari karakter topeng Pajegan Bali.
Sejak pertama kali dipentaskan di Monash University Melbourne pada 1998, lakon ini terus berkelana sebagai bagian dari rangkaian pertunjukan publik internasional.
Selain sebagai presentasi artistik, acara ini juga mengusung misi penggalangan dana yang dikelola secara transparan.
Mengingat kapasitas penonton yang terbatas dan berbasis undangan, peminat diharapkan segera melakukan reservasi melalui narahubung Vanya di nomor +62 858-9946-3477 untuk memastikan ketersediaan tempat dalam momen teatrikal yang reflektif ini.
Artikel Terkait
Catat Jadwal Lengkap Pemilihan Putra Putri Bahari Jawa Barat 2026
Kuburan Budaya
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Meraih Lailatul Qadar (Bagian 30)
Menjemput Sejuknya Lebaran di Le Eminence Puncak Bersama Keluarga
Mutiara Pagi: Kebebasan Manusia dan Takdir (Bagian 2148)
Bangun Jiwa Sosial, Himaksy Unsur dan ERI Gelar Sekolah Relawan "Volt-Volunteer" di Cianjur
Mengapa Penyakit Tipes Bisa Terjadi Kembali dan Sulit Sembuh Total
Strategi Ampuh Mencegah Penyakit Tipes Datang Kembali
Pilihan Makanan dan Minuman Terbaik untuk Mencegah dan Memulihkan Tipes
Gempa M 4,3 Guncang Sukabumi Tengah Malam, Warga Diminta Tetap Tenang