Mengapa Penyakit Tipes Bisa Terjadi Kembali dan Sulit Sembuh Total

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:10 WIB
Sakit Tipes?  ( Edwin Tan )
Sakit Tipes? ( Edwin Tan )

 

JOURNALNUSANTARA.COM - Penyakit tipes atau demam tifoid merupakan infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Alasan utama mengapa seseorang bisa mengalami tipes berulang atau kembali jatuh sakit setelah dinyatakan sembuh biasanya berkaitan dengan siklus hidup bakteri tersebut dan pola kebersihan harian. Bakteri ini masuk ke tubuh melalui makanan atau air yang terkontaminasi oleh tinja penderita. Jika seseorang sering makan di tempat yang kebersihannya tidak terjamin, risiko terpapar kembali menjadi sangat tinggi. Sanitasi yang buruk di lingkungan sekitar juga mempercepat penyebaran bakteri ini, terutama melalui lalat yang hinggap di makanan terbuka.

Selain faktor eksternal, kondisi internal tubuh juga sangat menentukan. Masa pemulihan tipes membutuhkan waktu yang cukup lama. Banyak penderita merasa sudah sehat ketika demam mulai turun, padahal bakteri mungkin masih ada di dalam tubuh dalam jumlah kecil. Jika pada fase ini penderita langsung kembali beraktivitas berat atau mengonsumsi makanan yang sulit dicerna seperti makanan pedas dan berlemak, sistem kekebalan tubuh yang belum pulih total akan kembali anjlok. Hal ini memberi kesempatan bagi sisa bakteri untuk berkembang biak lagi. Kondisi inilah yang sering disebut sebagai relaps atau kekambuhan medis.

Beberapa orang juga bisa menjadi pembawa atau carrier kronis. Dalam kondisi ini, bakteri menetap di dalam kantung empedu tanpa menimbulkan gejala yang hebat, namun sewaktu-waktu bisa aktif kembali saat daya tahan tubuh melemah. Oleh karena itu, kunci utama untuk mencegah tipes datang kembali adalah dengan menjaga kebersihan tangan secara ketat, memastikan air minum telah direbus hingga mendidih, dan menjalani masa istirahat total hingga hasil laboratorium benar-benar menunjukkan angka yang normal. Kedisiplinan dalam menjaga asupan nutrisi yang lembut dan bersih adalah pertahanan terbaik agar tubuh tidak kembali terinfeksi oleh bakteri yang sama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X