JOURNALNUSANTARA.COM, MALANG - Di balik lahirnya berbagai kegiatan inspiratif Komunitas Dokter Hijab Cantik, terdapat sosok dr. Novita Qurrota A’ini, seorang dokter muda yang aktif menginisiasi gerakan pemberdayaan perempuan melalui komunitas.
Sebagai founder dan leader Komunitas Dokter Hijab Cantik (DHC), dr. Novita memiliki visi menghadirkan ruang yang sehat, suportif, dan inspiratif bagi perempuan dari berbagai latar belakang profesi.
Menurut pandangannya, bahwa perempuan itu tidak hanya membutuhkan ruang untuk berkembang secara profesional, tetapi juga ruang untuk saling menguatkan secara emosional dan mental.
Berangkat dari pengalamannya di dunia medis dan interaksi dengan banyak perempuan dari berbagai kalangan, dr. Novita melihat bahwa isu kesehatan mental, kepercayaan diri, serta pengembangan diri menjadi hal penting yang sering kali kurang mendapat perhatian.
Karena itu, ia menggagas berbagai kegiatan komunitas yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga menyenangkan dan membangun koneksi antar perempuan.
Salah satunya melalui kegiatan Piknik Cantik dan Makeup Class yang menggabungkan konsep self-care, edukasi kesehatan mental, serta pengembangan kepercayaan diri perempuan.
Di bawah kepemimpinannya, Komunitas Dokter Hijab Cantik berkembang menjadi wadah kolaborasi bagi perempuan dari berbagai profesi, mulai dari dokter, apoteker, akademisi, hingga pelaku usaha dan kreator.
Melalui komunitas ini, dr. Novita juga mendorong lahirnya jejaring profesional yang saling mendukung dan membuka peluang kolaborasi.
Lebih jauh bagi dr. Novita, membangun komunitas bukan sekadar mengadakan kegiatan, tetapi menciptakan gerakan yang dapat memberi dampak positif bagi perempuan.
Perempuan perlu ruang untuk bertumbuh bersama. Ketika perempuan saling mendukung dan saling menguatkan, maka akan lahir banyak hal baik, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk masyarakat, ungkapnya.
Ke depan, dr. Novita berharap Komunitas Dokter Hijab Cantik dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak perempuan di berbagai kota di Indonesia, sehingga semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk berani berkembang, berkarya, dan memberi dampak positif bagi lingkungannya.
Artikel Terkait
Bangun Jiwa Sosial, Himaksy Unsur dan ERI Gelar Sekolah Relawan "Volt-Volunteer" di Cianjur
Mengapa Penyakit Tipes Bisa Terjadi Kembali dan Sulit Sembuh Total
Strategi Ampuh Mencegah Penyakit Tipes Datang Kembali
Pilihan Makanan dan Minuman Terbaik untuk Mencegah dan Memulihkan Tipes
Gempa M 4,3 Guncang Sukabumi Tengah Malam, Warga Diminta Tetap Tenang
Pertunjukan Teater Monolog Topeng DAM di PWI Cianjur
Mutiara Pagi: Pengadilan Hati Nurani (Bagian 2149)
DKM MKU An-Nahdloh Gelar Bazar Ramadhan, Hadirkan Layanan Sosial Hingga Santunan untuk Masyarakat
Aktivis KontraS Andrie Yunus Menjadi Korban Penyiraman Air Keras Di Salemba Jakarta Pusat
Wasekjen DPP Demokrat Agus Jovan Latuconsina Perkuat Solidaritas Kader di Cianjur