Journalnusantara.com, Cianjur – Kelompok 1 Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Azhary Cianjur yang bertugas di Desa Kubang melaksanakan kegiatan edukatif bertajuk "Edukasi Penanaman Sejak Dini" pada Rabu, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan melibatkan siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Amin sebagai peserta utama.
Kegiatan yang diprakarsai oleh lima mahasiswa, yaitu Nawal, Nadia, Ririn, Husnul, dan Hesti, bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar pertanian, pelestarian lingkungan, dan pentingnya menanam pohon sejak usia dini. Edukasi ini dilakukan melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak diajak untuk langsung terlibat dalam proses menanam pohon buah, yaitu bibit sirsak, jambu, dan alpukat, yang telah disiapkan sebelumnya oleh tim KKN. Kegiatan ini dimulai dengan penjelasan sederhana tentang manfaat pohon bagi kehidupan, mulai dari menghasilkan oksigen, menyediakan buah yang bergizi, hingga membantu mencegah erosi tanah.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan mengajarkan mereka cara menanam dan merawat tanaman sejak kecil, diharapkan kelak mereka akan tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan,” ujar Nawal, salah satu penanggung jawab kegiatan.
Metode pembelajaran dilakukan secara langsung melalui praktik menanam bersama di halaman sekolah. Anak-anak tampak antusias dan gembira saat menggali tanah, menanam bibit, dan menyiram tanaman. Kegiatan ini juga diiringi dengan sesi tanya jawab ringan, di mana para siswa diberi kesempatan untuk mengungkapkan pemahamannya tentang pentingnya tanaman.
Sementara itu anggota KKN lainya Nadia Nurkamila, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana penguatan hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat sekitar, khususnya tenaga pendidik dan orang tua murid di TK Al-Amin.
“Kami mendapat respons yang sangat positif dari guru-guru dan orang tua. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan dan dijadikan program rutin,” tambahnya.
Secara ilmiah, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan penanaman memiliki dampak positif terhadap perkembangan kognitif, motorik, dan sosial mereka. Studi menunjukkan bahwa keterlibatan dalam aktivitas berbasis alam dapat meningkatkan rasa empati, tanggung jawab, serta pemahaman anak terhadap ekosistem.
Kegiatan "Edukasi Penanaman Sejak Dini" ini menjadi salah satu wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Kelompok 1 KKN STAI Al-Azhary berharap kegiatan serupa dapat diadopsi secara luas di lembaga pendidikan usia dini lainnya di Kabupaten Cianjur.
Sebagai penutup, seluruh peserta dan panitia bersama-sama menanam pohon terakhir sebagai simbol kerja sama dan harapan akan lingkungan yang lebih hijau dan sehat di masa depan.