daerah

TB Ace Hasan Syadzily Berharap Program PKH Bisa Turunkan Angka Stunting di KBB

Sabtu, 13 Januari 2024 | 20:35 WIB
TB. Ace Hasan S (Abdul Qodir Majid)

Kang Ace mengatakan, alasan komponen pertama untuk kesehatan ibu hamil, menyusui, dan balita, karena masa itu yang paling menentukan bagi kehidupan rakyat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa.

"Kita (Indonesia) ingin lepas dari stunting atau gangguan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis. Ibu hamil dan menyusui itu menentukan masa depan anak," imbuh Kang Ace.

Stunting sangat berbahaya. Jika anak gagal tumbuh karena mengalami kekurangan gizi dan nutrisi kronis dampaknya berbahaya terhadap masa depan anak tersebut.

"Angka stunting di Kabupaten Bandung Barat ini tinggi. Stunting di KBB tiga terbesar se-Jawa Barat. Mudah-mudahan angka stunting di KBB bisa diturunkan dengan PKH, jika ibu hamil mengonsumsi makanan sembarang, tidak bergizi, otomatis akan mempengaruhi pertumbuhan bayi di dalam rahim dan tumbuh kembangnya. Oleh sebab itu ibu-ibu penerima PKH, harus menggunakan dana bantuan itu untuk membeli makanan bergizi agar melahirkan generasi Indonesia berkualitas. Di era modern saat ini kalau masih ada yang kekurangan gizi, kualitas bangsa kita akan rendah. Kita tidak ingin tumbuh kembang anak-anak tertinggal karena kekurangan gizi," Jelas Kang Ace.

Baca Juga: Wow, Kandungan Edamame Yang Bermanfaat Bagi Tubuh

Stunting, kata Kang Ace, bukan sekadar fisik, tetapi yang paling utama adalah IQ tidak sempurna, di bawah standard. Anak-anak yang mengalami stunting akan sulit menguasai pengetahuan, ilmu, informasi, dan keterampilan, sehingga masa depan suram (madesu). Itu tidak boleh terjadi pada anak-anak kita. Tidak boleh lagi di Indonesia, anak-anak kekurangan gizi. IQ-nya jongkok, yang tidak bisa mengikuti pendidikan dan sekolah karena tidak memiliki kemampuan untuk belajar. Berdasarkan penelitian para ahli, 1.000 hari pertama seorang manusia menentukan masa depannya. Sejak di dalam perut hingga usia 2 tahun, betul-betul harus diisi dengan makanan bergizi, pengetahuan, dan pola asuh yang betul-betul terukur.

Komponen kedua, tuturnya, pendidikan anak untuk SD, SMP, dan SMA. KIP kuliah. Pemerintah ingin tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang putus sekolah akibat ketiadaan biaya, tidak mampu membayar SPP, dan membeli seragam. Tidak boleh lagi ada anak-anak Indonesia buta huruf.

Kang Ace kembali mengingatkan kartu ATM PKH harus dipegang sendiri. Tidak boleh dipegang orang lain. "Apalagi dijaminkan untuk meminjam uang ke bank emok. Tidak boleh," Pungkas Kang Ace.*

Halaman:

Tags

Terkini