JournalNusantara.com - Cegah bullying dikalangan pelajar, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur bersama Universitas Borobudur menggelar kegiatan sosialisasi mengenai perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual dan bullying di Sekolah Dasar, di Gedung PGRI Sukaresmi Cianjur. Sabtu (17/6).
Baca Juga: Tampilkan Kreasi Seni, SMP NU Cianjur Sukses Laksanakan Acara Perpisahan
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber mantan Dandim Cianjur 2016-2019, Dr. Hidayati. Dalam pemaparannya, Hidayati berharap kegiatan sosialisasi yang diadakan ini bisa menjadi upaya ikhtiar bersama untuk menekan angka kekerasan seksual dan juga bullying di sekolah khususnya di kabupaten Cianjur.
"Jadi setelah adanya sosialisasi ini yang dilakukan bersama Disdikpora Cianjur dan para guru khususnya yang ada di Kecamatan Sukaresmi bisa menekan angka korban kekerasan dan bullying," Ungkap Hidayati.
"Peran serta semua pihak termasuk para orang tua dan lingkungan sekitar rumah anak-anak khususnya tingkat Sekolah Dasar, bisa menjadi salah satu faktor dimana kekerasan seksual dan bullying bisa ditekan. Bukan hanya pihak sekolah saja yang menjadi peran untuk mencegah hal tersebut tetapi peran semua pihak harus dimaksimalkan." Tambahnya.
Baca Juga: Polres Kota Cirebon Tangkap Pelaku TPPO dengan Iming-Iming Gaji 4,7 Juta per Bulan
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SD Disdikpora Cianjur, Arifin menuturkan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait pentingnya melindungi guru dan peserta didik dari tindakan kekerasan seksual dan bullying.
"Kegiatan ini semoga bisa menambah pemahaman mengenai aspek hukum yang terkait dengan kasus-kasus tersebut, termasuk proses hukum yang harus diikuti untuk menangani kejadian. Keberhasilan dalam memerangi tindakan tersebut membutuhkan kerjasama yang kuat antara pihak sekolah, orang tua, dan instansi terkait," ujar Arifin.
Baca Juga: Mafia Bimbingan Teknis Dana Desa Disorot
"Disdikpora Cianjur bersama pemerintah dan forkopimda berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa demi melindungi dan menjaga keamanan seluruh warga sekolah dari kekerasan seksual dan bullying yang merugikan," Pungkas nya.
Kegiatan ini juga membahas pentingnya peran serta aktif seluruh komponen masyarakat, terutama dalam melaporkan dan menindaklanjuti kasus kekerasan seksual dan bullying di lingkungan sekolah. Semoga kedepan semua pihak dapat meningkatkan terkait pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi semua guru dan peserta didik.***
Sumber : radarcianjur.com
Artikel Terkait
Kaesang Bersiap Nyalon di Pilwalkot Kota Depok, Netizen: Anak Masih Ingusan, Pengalaman Politik Nol !
SADIS...Suami Tega Bunuh Istri, 3 Anak Balita Peluk Jasad Ibunya dan Terlantar 2 Malam
Gegara Konten Kejujuran, Tokoh Muda NTT Desak POLRI Proses Hukum Youtuber Richard Theodore
Gile, Masuk Bintara Polri Diminta 400 Juta, Pedagang Bubur Jual Rumah Hingga Anak Depresi
Burhanudin Sebut Hasil Lembaga Survei Tak Jauh Beda, Netizen: Tukang Survei Nipu Rakyat Atasnama Statistik
BPS: Impor Pasca Lebaran Cenderung Meningkat
Mafia Bimbingan Teknis Dana Desa Disorot
Polres Kota Cirebon Tangkap Pelaku TPPO dengan Iming-Iming Gaji 4,7 Juta per Bulan
Tampilkan Kreasi Seni, SMP NU Cianjur Sukses Laksanakan Acara Perpisahan
Bisa Rusak Budaya Pendidikan, Pemerintah Harus Double Control Cegah Tindakan Bullying dikalangan Pelajar