Journalnusantara.com, Cianjur - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Karangtengah Cianjur memiliki tekad untuk memajukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Peningkatan mutu layanan pendidikan, kesehatan dan ekonomi menjadi peranan penting dalam peningkatan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi ukuran lamanya standar hidup yang layak, khususnya di Karangtengah umumnya di Kabupaten Cianjur.
Camat Kecamatan Karangtengah, Djoko Purnomo, S. STP, M. Si., menyampaikan bahwa masing-masing pihak diharapkan bisa berkontribusi dengan segenap daya dan upaya dalam lingkup kewenangannya.
"Terkhusus bagi PAC GP Ansor Karangtengah sebagai kelompok intelektual, betapa pentingnya peran seorang pemuda sebagai agen perubahan. Hal ini dikarenakan generasi muda selalu memiliki pengetahuan yang baru, kritis, inovatif dan juga memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi. Disinilah tantangan masa depan dinilai merupakan tanggung jawab kita semua, apalagi tanpa adanya peran pemuda sebuah bangsa akan sulit mengalami perubahan," ucapnya kepada wartawan, Selasa (27/02/2023).
Baca Juga: GP Ansor Cikalongkulon Cianjur Gelar Diklatsar Banser di Pesantren Tebuireng 6
Ketua PAC GP Ansor Karangtengah, Khatibul Umam menyampaikan akan berikhtiar mendorong pemerintah Kabupaten Cianjur khususnya yang ada di Kecamatan Karangtengah agar bisa keluar dari posisi terendah IPM di Provinsi Jawa Barat.
"Dengan cara menyiapkan berbagai program hasil riset agar dapat bergerak dengan cepat mencari permasalahan pada sektor pendidikan, kesehatan dan pertumbuhan ekonomi. Tentunya ini tidak akan mudah jika tanpa adanya kolaborasi dengan berbagai elemen khususnya pemerintah itu sendiri," imbuhnya.
Menurut Umam, permasalahan yang terjadi di dalam bidang pendidikan hari ini adalah tingkat lulusan masyarakat di Kabupaten Cianjur masih tergolong rendah. Sebagai contoh banyak masyarakat yang hanya mengenyam pendidikan di pesantren saja tanpa melanjutkan pendidikan formalnya.
"PAC GP Ansor mempunyai basis strategis di lingkungan pondok pesantren. Maka kami akan selalu mendorong semua pesantren serta masyarakat yang ada di Kecamatan Karangtengah untuk mengadakan dan mengikuti program pendidikan non formal yaitu PKBM, karena PKBM juga memiliki pelajaran keahlian untuk menunjang skill dan lulusannya bisa memiliki ijazah, yang setara dengan pendidikan formal," kata Umam.
Baca Juga: GP Ansor Cipanas Gelar Pengobatan Gratis dan Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa
Ia berharap kepada pengurus, anggota dan kader PAC GP Ansor Kecamatan Karangtengah serta masyarakat secara umum yang putus sekolah atau kuliah, agar diberi motivasi bahwa begitu pentingnya pendidikan atau jika ada yang tidak dapat membayar biaya kebutuhan sekolah maupun kuliah bisa segera dibantu agar dapat kembali melanjutkan pendidikannya.
"Pemerintah kecamatan dan desa dapat bergotong royong dengan memikirkan para nasib masyarakatnya. Misalnya berkolaborasi bersama para pengusaha di wilayah Kecamatan Karangtengah dalam bentuk bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat sekitarnya," sambungnya.
Lulusan S2 Institut Agama Islam Cipasung Tasikmalaya ini menerangkan, nantinya segenap masyarakat yang telah menyelesaikan pendidikannya bisa magang atau dipekerjakan dalam perusahaan tesebut. PAC GP Ansor Karangtengah melihat bahwa banyak perusahaan atau potensi sektor lainnya yang masih menjadi produk andalan pendapatan asli daerah.
"Dengan diberdayakan kader GP Ansor atau masyarakat secara umum, ini bisa lebih mengembangkan dan meningkatkan IPM di Kabupaten Cianjur terutama Kecamatan Karangtengah. Jangan sampai generasi muda (millenial) ini dibiarkan begitu saja," tuturnya.
Artikel Terkait
MUI Resmi Terbitkan Ketetapan Halal Mixue Ice Cream dan Tea
Patroli Pengawasan, Panwaslu Desa Se-Kecamatan Pagelaran Berinisiasi Membentuk Posko Gabungan
Prof. KH. Ali Yafie, Sosok Ulama Tradisionalis yang Inklusif-Modern
Bincang-Bincang Ringan dengan Ilhan Omar, Anggota Kongres Amerika Serikat
Pungutan Berkedok Sumbangan di SMAN 1 Cilaku, Sebagian Diduga Masuk Iuran MKKS
Aspirasi Tak Digubris, Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) Kuasai Gedung DPRD
Kaya vs Hedonisme
Banjir Terjang Kabupaten Bekasi, 73 Titik Tergenang
KMA Kuota Haji 2023 Resmi Terbit, Kemenag RI Sesuaikan Penghitungan Estimasi Keberangkatan
Wapres Shalat Shubuh Berjamaah di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo