JOURNALNUSANTARA.COM, BANDUNG - Sejumlah siswi dari Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Al Ittihad Cianjur melangkah ke panggung nasional dengan mengikuti ajang bergengsi Annual Saeed National Competition 2026.
Kompetisi bidang kebahasaan Inggris dan kreativitas digital ini diinisiasi oleh Student Association of English Education Department UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, Kamis-Jumat (14-15/5/2026).
Keikutsertaan institusi pendidikan yang berlokasi di Jalan Raya Cianjur-Bandung, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur tersebut menjadi pembuktian penting bagi kompetensi para pelajar di luar ruang kelas.
Langkah ini diambil bukan sekadar untuk mengejar trofi, melainkan sebagai wadah nyata bagi para murid untuk mengeksplorasi bakat, mengasah keterampilan, dan memaksimalkan potensi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Pihak sekolah memandang partisipasi dalam kompetisi tingkat pusat ini efektif untuk menguji efektivitas kurikulum pembelajaran yang selama ini diterapkan.
Selain itu, kegiatan luar sekolah seperti ini diharapkan mampu menyuntikkan atmosfer kompetitif, memicu kreativitas, memupuk kedisiplinan, serta mendongkrak rasa percaya diri anak didik saat berhadapan dengan perwakilan dari daerah lain.
Kepala SMKS Al Ittihad Cianjur, Evi Asmawaty, S.Kom menegaskan bahwa esensi dari keikutsertaan ini melampaui status juara.
Pihak sekolah memprioritaskan pembentukan karakter yang tangguh, penanaman rasa tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan berkolaborasi dalam sebuah tim solid.
Keberanian berproses dinilai jauh lebih krusial dibandingkan hasil akhir di papan skor, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan gairah belajar di lingkungan internal sekolah serta mengharumkan nama wilayah Cianjur di level nasional.
Menurutnya menang ataupun belum meraih juara bukanlah tujuan utama, tetapi pengalaman, keberanian mencoba, dan proses pembelajaran yang diperoleh menjadi nilai yang sangat berharga.
"Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkembang, berprestasi, dan menjadi generasi yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di masa depan," ujar Evi Asmawaty, S.Kom penuh harap saat melepas delegasi siswa.
Dari sudut pandang teknis akademis, keikutsertaan dalam kontes bahasa asing ini dirancang untuk mengukur sejauh mana kefasihan dan mentalitas bertanding para siswa ketika berbicara menggunakan bahasa internasional di ruang publik.
Guru pembimbing bahasa Inggris SMKS Al Ittihad Cianjur, Desy Wulansari, S.Pd menjelaskan bahwa tantangan global menuntut kesiapan mental yang tidak biasa. Melalui atmosfer persaingan yang ketat, para pelajar dipaksa keluar dari zona nyaman demi memperluas cakrawala berpikir mereka.
Sebagai guru, harapan bagi siswa di masa depan setelah mengikuti lomba ini adalah mereka dapat mengaplikasikan kemampuan bahasa Inggris tersebut secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, terus memelihara mentalitas kompetitif dan pantang menyerah untuk menghadapi tantangan global.
Artikel Terkait
Langkah Humanis Kapolres Cianjur Sokong Seragam Pengurus DMI Jadi Sorotan di Forum Musda
Bupati Cianjur Proyeksikan Masjid Sebagai Pusat Solusi dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Disdikpora Cianjur Perketat Pengawasan Jajanan Buntut Belasan Siswa SD Diduga Keracunan
Seni Berhati-hati: Mengapa Berfatwa Tak Boleh Sembarangan?
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Meraih Predikat Haji Melalui Perbaikan Shalat dan Taubat (Bagian 39)
Mutiara Pagi: Tajassus (Bagian 2211)
Juri Grand Final Puteri Anak dan Remaja Lampung 2026, Ada Puteri Indonesia Agita Nazara
Kapolres Cianjur Gotong Jemaah Haji Lansia, Mako Polres Disulap Jadi Penginapan
Polres Cianjur Fasilitasi Keberangkatan Jemaah Haji, Aula Bhayangkara Dialihfungsikan Jadi Penginapan Sementara
Soroti Krisis Tata Kelola dan Rendahnya IPM, PMII Guna Nusantara Gelar Konsolidasi Aksi Darurat Pendidikan di Cianjur