Temuan ini menyebar lintas sektor, mulai dari infrastruktur air bersih hingga sarana pendidikan yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat.
Menanggapi situasi ini, Asep menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa lagi sekadar berlindung di balik narasi normatif untuk melakukan evaluasi.
Baginya, integritas dan kredibilitas Pemerintah Kabupaten Cianjur sedang dipertaruhkan. Jika tidak ada langkah luar biasa untuk membenahi sistem pengawasan, maka triliunan rupiah anggaran publik hanya akan menjadi bancakan tanpa manfaat nyata bagi warga.
Artikel Terkait
Madat Agama
Strategi Penguatan Karakter dan Bakat Pelajar Cianjur Melalui Kompetisi Bertema Budaya di ATS 2026
Ribuan Pelajar SD dan SMP Cianjur Beradu Bakat dalam Ajang Talenta Siswa 2026 di Cipanas
Ikuti Seleksi Pimpinan Baznas Cianjur, KH Deny Saepul Rohman Siapkan Misi Transformasi Mustahik Menjadi Muzakki
Rasya Devran, Wajah Baru Seniman Muda Multi-Talenta dari Cianjur
Mutiara Pagi: Sampai Kapan (Bagian 2207)
Skandal Nitrit di Cianjur: Kandungan Zat Kimia pada Menu Pakcoy Lampaui Ambang Batas Aman
Masalah Sanitasi, Dapur MBG di Desa Songgom Didesak Penutupan Sementara
Waspada Badai Petir di Cianjur, Suhu Udara Terasa Lebih Gerah hingga 34 Derajat Celsius
Dua Kandidat Resmi Ditetapkan dalam Pemilihan Ketua RW 07 Perum Pepabri Gunteng Cianjur