Strategi Penguatan Karakter dan Bakat Pelajar Cianjur Melalui Kompetisi Bertema Budaya di ATS 2026

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Senin, 11 Mei 2026 | 15:25 WIB
ATS 2026 di Cianjur. (FOTO: Ist)
ATS 2026 di Cianjur. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi memulai gelaran Ajang Talenta Siswa (ATS) 2026 dengan menonjolkan perpaduan unsur kebudayaan lokal dan nilai religius. Agenda tahunan ini diproyeksikan sebagai instrumen vital dalam menggali potensi sekaligus membentuk karakter kuat bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Peresmian acara dilakukan langsung oleh Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu Ferdian, melalui simbolisasi penancapan gunungan wayang di hadapan jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta ratusan peserta didik.

Dalam pidatonya, Muhammad Wahyu Ferdian melontarkan pujian bagi dedikasi para tenaga pendidik dan panitia yang telah mengupayakan keberlangsungan acara ini.

Baginya, ATS bukan sekadar seremonial rutin, melainkan bukti nyata dari sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan standar pendidikan dan mewadahi bakat anak didik.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, Disdikpora, para guru pembimbing, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wahyu menekankan bahwa esensi dari kompetisi ini terletak pada pembangunan mentalitas dan kreativitas siswa di tengah perubahan zaman yang cepat.

Ia menggarisbawahi realitas pelajar masa kini yang harus mampu beradaptasi dengan dua lingkungan yang berbeda. “Anak-anak sekarang hidup di dua dunia, dunia nyata dan dunia maya. Di sana ada tantangan, tetapi juga banyak peluang. Karena itu, peran guru dan orang tua sangat penting untuk membimbing mereka,” jelas Bupati.

Peningkatan prestasi siswa asal Cianjur di level provinsi hingga nasional belakangan ini turut menjadi sorotan positif dalam sambutan tersebut. Pencapaian tersebut dipandang sebagai indikator keberhasilan para pembina dalam melakukan pendampingan secara konsisten.

Wahyu meyakini bahwa bakat-bakat unggul yang mulai bermunculan merupakan hasil langsung dari ketelatenan guru di sekolah. “Kita sekarang mulai banyak melahirkan bakat-bakat luar biasa. Ini tidak terlepas dari jasa para guru dan pembina yang terus mendampingi anak-anak kita,” tambahnya.

Kepada para peserta yang bertanding, Bupati mengingatkan agar prinsip sportivitas tetap dijaga di atas segalanya. Beliau menegaskan bahwa nilai seorang pemenang tidak hanya terpaku pada perolehan trofi semata, melainkan pada kualitas pertumbuhan pribadi yang dialami selama berkompetisi.

“Kemenangan sejati bukan hanya soal piala atau juara, tetapi bagaimana kalian bisa disiplin, bekerja keras, menghargai proses, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik,” tutur Wahyu memberikan pesan mendalam.

Keriuhan acara pembukaan semakin terasa saat unsur seni tradisional Sunda ditampilkan secara apik di tengah-tengah tamu undangan. Kehadiran seni budaya ini mempertegas komitmen daerah dalam menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan pelestarian identitas lokal.

Momentum tersebut kian semarak saat sejumlah siswa membawakan lagu bertajuk Kupetik Bintang dan Pesan Ibu yang memberikan suntikan motivasi bagi seluruh hadirin.

Melalui ATS 2026, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap dapat melahirkan bibit-bibit berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas, termasuk level internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X