Mutiara Pagi: Pangeran Hukum (Bagian 2205)

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Minggu, 10 Mei 2026 | 08:09 WIB
Bukit Bawang Bakung salah satu destinasi wisata untuk menikmati pemandangan alam dari ketinggian di Lampung Barat  (youtube dunia indra)
Bukit Bawang Bakung salah satu destinasi wisata untuk menikmati pemandangan alam dari ketinggian di Lampung Barat (youtube dunia indra)


(Kearifan Kasman Singodimedjo)

Ia Sang Singa Podium
yang tetap memilih tersenyum
pemegang palu keadilan
yang menjauh dari gemerlap kemewahan

Ia pernah menjadi Jaksa Agung
jemarinya menari di atas naskah hukum
naskah yang diyakini begitu agung
hingga membuat Ibu Pertiwi tersenyum

Pada suatu masa
yang masih basah oleh darah merdeka
tangannya pernah menandatangani dekrit negara
namun di senja usianya
ia menggenggam gerobak kecil dengan setia

Kasman tidak sedang berakting merakyat
lewat baliho atau slogan-slogan hebat
tapi menorehkan satire yang tajam
agar nurani merenung dalam-dalam

bahwa menjadi jujur di negeri ini
lebih dingin dari es lilin yang ia jajakan
di bawah terik sinar mentari
ia rasakan pahit yang tak terucapkan

Inilah komedi hitam yang nyata
seorang mantan pejabat tinggi negara
tidak mewariskan gemerlap harta
tapi kejujuran dan tetes es lilin yang dijualnya

sebuah simbol integritas
yang kerap diremehkan zaman
mungkin dianggap tak pantas
dengan es lilin yang ia jajakan

namun itulah “Pangeran Hukum”
yang memilih jalan rakyat jelata
ia tetap mampu tersenyum
meski pahit datang menyapa

baginya, jabatan bukan sekadar kehormatan
melainkan bersihnya telapak tangan
ia memilih dinginnya es lilin yang dijajakan
daripada uang negara yang disalahgunakan

Malang, 10 Mei 2026
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2308)

Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:44 WIB

Mutiara Pagi: Nurani Tempat Mengadu (Bagian 2307)

Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Mutiara Pagi: Mencintai Indonesia (Bagian 2306)

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:53 WIB

Mutiara Pagi: Menjaga Indonesia (Bagian 2305)

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Mutiara Pagi: Bersahaja (Bagian 2303)

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Mutiara Pagi: Kompas Kehidupan (Bagian 2302)

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Lentera (Bagian 2301)

Jumat, 14 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Mutiara Pagi: Mengagumi Bunga (Bagian 2299)

Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Perubahan (Bagian 2298)

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:41 WIB

Mutiara Pagi: Lapangkan Hati (Bagian 2296)

Minggu, 9 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Mutiara Pagi: Tangga (Bagian 2295)

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Mutiara Pagi: Anak Panah (Bagian 2294)

Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Mutiara Pagi: Layang-Layang (Bagian 2293)

Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Mutiara Pagi: Pahatan Waktu (Bagian 2292)

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:03 WIB

Mutiara Pagi: Prinsip (Bagian 2291)

Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Mutiara Pagi: Gema (Bagian 2290)

Senin, 3 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Mutiara Pagi: Menanam Kebaikan (Bagian 2289)

Minggu, 2 Agustus 2026 | 09:16 WIB
X