JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Masyarakat Muslim di Kabupaten Cianjur yang tergabung dalam berbagai elemen organisasi lintas sektoral menggelar aksi solidaritas berskala besar pada Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Tabligh Akbar, solawat, dan doa bersama ini difokuskan sebagai bentuk dukungan nyata atas kemerdekaan Palestina serta dukungan moral terhadap perjuangan di kawasan Timur Tengah.
Aliansi ini melibatkan gabungan organisasi kemasyarakatan, lembaga dakwah, komunitas pemuda, mahasiswa, hingga jajaran pimpinan perguruan tinggi se-Kabupaten Cianjur.
Agenda utama kegiatan dipusatkan di lokasi strategis yakni Pertigaan Tugu Lampu Gentur, tepat di depan kawasan pusat perbelanjaan City Mall, mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
Panitia penyelenggara mengimbau para peserta untuk mengawali rangkaian kegiatan dengan melaksanakan ibadah salat subuh berjemaah di Masjid Qubra Abdullah Bin Nuh, Kompleks Asten Panembong.
Selain itu, massa aksi diarahkan mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan atribut ikat kepala yang melambangkan semangat perjuangan serta keteguhan iman.
Sejumlah tokoh nasional dan mubalig kenamaan dipastikan akan mengisi mimbar orasi serta memberikan tausiyah dalam kesempatan tersebut.
Nama-nama besar seperti mantan Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Agil Siraj, Al Habib Muhammad dari jajaran DPP FPI, serta tokoh pusat Persatuan Ummat Islam (PUI) H. Nazar Haris hadir untuk memperkuat pesan persatuan umat.
Tak ketinggalan, unsur akademisi lokal yang diwakili oleh Rektor IAI Al Azhary Cianjur, Dr. Dadang Zenal Muttaqin, juga turut memberikan dukungan intelektual dan moral dalam aksi ini.
Selain penyampaian pesan-pesan dakwah dan politik luar negeri, acara ini akan diperkaya dengan berbagai tampilan seni religius dan sastra yang menggugah simpati kemanusiaan.
Kelompok nasyid acapella Spazi, tim hadroh Mahabbatur Rosul, serta paduan suara dari mahasiswa BEM IAI Al Azhary memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Momentum ini juga diisi dengan pembacaan puisi oleh budayawan sekaligus ulama lokal Dr. KH. Nanggo, yang diharapkan dapat memberikan sentuhan emosional terkait penderitaan yang dialami warga di wilayah konflik.
Gerakan kolektif ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah pernyataan sikap dari warga Cianjur dalam merespons dinamika global yang menimpa dunia Islam.
Penyelenggara menekankan pentingnya persatuan antarelemen masyarakat demi menyuarakan keadilan internasional dan menghentikan penindasan di tanah Palestina.
Artikel Terkait
Menguji Substansi Transformasi Pendidikan di Cianjur
Dilema Pelestarian Budaya dan Persoalan Sosial di Cianjur
Mutiara Pagi: Sukma Kehidupan (Bagian 2202)
Dinamika Ruas Jalan Protokol Cianjur dalam Acara Tradisi Binokasih Mulang Salaka
Tingkatkan Kualitas Edukasi Investasi Emas, Pegadaian Area Kramatjati Jakarta Tenaga Pemasar Kemampuan Komunikasi Efektif
Pegadaian Kanwil 8 Jakarta 1 Gelar Nonton Bareng Film 'Kupeluk Kamu Selamanya'
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Meniti Jalan Ketenangan Melalui Taubat sebagai Kunci Kebahagiaan Hakiki (Bagian 38)
Mutiara Pagi: Fragmentasi (Bagian 2203)
DPRD Cianjur Segera Boyong Aspirasi Pengurus Koperasi Desa ke Agrinas dan Kemenkop
TDA Bogor Raya Siap Hadirkan Local Brand Heroes di Botani Square Akhir Mei Ini