Terakhir, FAM menyinggung pemberitaan media online yang menyebutkan adanya keluhan warga Cianjur Selatan saat kunjungan Gubernur Jawa Barat.
Keluhan tersebut mengindikasikan bahwa proses pembuatan KTP begitu sulit, bahkan memunculkan dugaan bahwa warga harus menjual hewan ternak (kambing/domba) untuk mendapatkan dokumen kependudukan.
FAM meminta klarifikasi resmi mengenai kebenaran informasi tersebut, standar pelayanan yang seharusnya, dan langkah korektif yang akan diambil Disdukcapil untuk mengatasi kondisi yang merugikan warga.
Artikel Terkait
Sibuk Bukan Alasan, Menjaga Ibadah di Tengah Keterbatasan Waktu
Energi Masa Muda, Saat Terbaik untuk Memperbanyak Ibadah
Melintasi Jantung Priangan, Kereta Api Siliwangi, Penghubung Pesisir Selatan Jawa Barat
Menghubungkan Dua Provinsi, Jejak Perjalanan Jauh Kereta Api Pasundan
Revolusi Mobilitas Jawa, Kehadiran Kereta Cepat Indonesia
Jantung Logistik Nasional, Pelabuhan Tanjung Priok dan Peran Sentralnya
Mutiara Pagi: Dari Tepian Sungai Mahakam (Bagian 2030)
Ikatan Istri Pegadaian Jakarta Gelar Pelatihan Public Speaking, Tingkatkan Kualitas Diri dan Dukungan Karier Suami
Mutiara Pagi: Zaman Telah Bertukar (Bagian 2031)
PKB Cianjur Siapkan 700 Kader Milenial yang Loyalis untuk Berkontribusi di Masyarakat