Solidaritas Melayu Langkat Gelar Aksi Bela Regulasi, Desak Pencopotan Kadis Kebudayaan & Pariwisata Langkat

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 30 September 2025 | 14:20 WIB

Journalnusantara com, Langkat - Masyarakat Melayu di Kabupaten Langkat menggelar aksi besar bertajuk “Aksi Bela Regulasi” pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat yang dinilai tidak menjalankan amanat regulasi terkait pemajuan kebudayaan daerah.

Dalam seruan aksi yang dipelopori komunitas Melayu Bersatu, massa menuntut pencopotan Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Langkat.

Karena dianggap tidak melaksanakan Perda No. 4 Tahun 2024 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah, Perbup No. 34 Tahun 2024, serta Instruksi Bupati No. 430-19/INS/2025.

“Ini demi generasi, demi jati diri Langkat yang beradat dan berbudaya Melayu. Kami ingin aturan ditegakkan, jangan diabaikan,” tegas salah satu koordinator aksi, Wan Arief.

Massa yang hadir akan mengenakan busana Melayu, bertanjak, dan baju muslim sebagai simbol perjuangan budaya. Aksi dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di pusat Kota Stabat Langkat.

Selain menuntut penegakan aturan, massa juga menyerukan agar Bupati Langkat segera mengganti pejabat yang dinilai lalai menjalankan instruksi.

“Ganti Kepala Dinas yang tak jalankan instruksi Bupati. Kami tidak ingin budaya Melayu di Langkat hanya jadi simbol tanpa realisasi,” tambah salah seorang penggerak aksi.

Aksi ini diyakini akan menjadi trending topik dan mendapat perhatian luas masyarakat, mengingat isu budaya Melayu adalah identitas kuat di Kabupaten Langkat.

Slogan aksi berbunyi: “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” (Ramlan)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X