Journalnusantara com, Langkat – Sosok pemuda milenial penuh semangat kini hadir memimpin Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Dialah Riza Ansyari, Kepala Desa termuda di Langkat yang menjadi inspirasi bagi masyarakat dengan gagasan inovatif dan sikap rendah hati.
Sebelum menjabat, Riza dikenal aktif di dunia kampus. Ia merupakan lulusan STAI Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura, jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) angkatan pertama tahun 2016. Semasa kuliah, ia dikenal sebagai aktivis mahasiswa yang gigih dan pernah dipercaya sebagai Ketua PMII Langkat.
Perjalanan panjang itu akhirnya mengantarkannya menjadi Kepala Desa Teluk Bakung pada usia 26 tahun. Riza pun tercatat sebagai kades termuda di Kabupaten Langkat.
“Siap abangnda, apa perintah, siap dikritik, siap salah,” ujarnya dengan nada santun saat dihubungi Mudanews.com melalui telepon. Ucapannya disertai senyum ramah yang menjadi ciri khasnya dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Meski masih muda, Riza tetap memilih rendah hati dan enggan berlebihan menonjolkan capaian yang telah dilakukan.
“Berbuat baik pun belum tentu diterima baik oleh masyarakat, tapi saya wajib memberikan yang terbaik untuk warga saya,” tegasnya.
Salah seorang tokoh masyarakat, Risqy Kapru, menilai sosok Riza sangat religius, berani, dan gigih memperjuangkan perubahan.
“Beliau sudah banyak melakukan inovasi, mulai dari pembangunan jalan, pendidikan, kegiatan keagamaan, hingga sosial dan budaya. Bahkan, pelayanan publik kini lebih cepat berkat program tanda tangan elektronik (TTE) yang memudahkan warga, seperti dialami Bu Wati dari Desa Bubun saat mengurus surat kematian keluarganya. Ini nyata dan dirasakan masyarakat,” ungkapnya dengan bangga.
Kehadiran Riza Ansyari menjadi bukti nyata bahwa generasi milenial mampu membawa perubahan signifikan. Dengan semangat muda, religiusitas, serta keberanian dalam mengambil keputusan, ia berkomitmen menjadikan Desa Teluk Bakung semakin maju, berdaya, dan siap menjadi desa percontohan di Langkat.
Artikel Terkait
Kisah Partai Ka’bah: Satu Muktamar, Dua Aklamasi
Tiga Periode Beruntun, Kades Arusman di Pematang Cengal Buktikan Loyalitas Berkat Terbuka pada Kritik
Delegasi Pesantren Al Masykuriyyah di Uzbekistan
Limbah Reklamasi SKK Migas di Desa Bubun Berdampak pada Nelayan dan Masyarakat Sekitar, 3 Perusahaan Diminta Bertanggung Jawab
Pelayanan Ruang Publik Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat Sangat Memuaskan Warga Desa
Mutiara Pagi: Ketika Hidup Harus Memilih (Bagian 1982)
5 Siswa MAN 2 Cianjur Melaju ke Tingkat Provinsi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025
Mutiara Pagi: Luka 30 September (Bagian 1983)
JIM Siapkan Laporan Dugaan Anggaran Mamin Janggal di Sekretariat DPRD Cianjur
Gandeng PT Djarum dan BSI, LTM PCNU Cianjur Gelar Bersih-Bersih Masjid