Tiga Periode Beruntun, Kades Arusman di Pematang Cengal Buktikan Loyalitas Berkat Terbuka pada Kritik

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 28 September 2025 | 12:25 WIB

Journalnusantara.com - Arusman alias Mantok, Kepala Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, sekali lagi membuktikan posisinya sebagai pemimpin yang sangat dipercaya.

Didampingi istrinya, Poniatik, Arusman telah menjabat sebagai Kepala Desa selama tiga periode berturut-turut, atau hampir 15 tahun.

Keberhasilan luar biasa ini diyakininya berakar pada sikapnya yang gemar turun langsung dalam kegiatan masyarakat, kebijaksanaannya dalam mengambil keputusan, dan keterbukaannya dalam menerima kritik. "Ini bukti kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan saya," ujar Arusman.

Baru-baru ini, sempat beredar isu mengenai dugaan penyimpangan terkait program alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi tahun 2024, yang diluncurkan melalui KSM Sumber Rejeki.

Namun, saat dikonfirmasi oleh awak media di ruang kerjanya pada Jumat (26/9/2025), Arusman dengan tegas membantah dan menegaskan bahwa seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai prosedur.

"Kita bisa turun ke lapangan, dan saya akan tunjukkan bukti bahwa semuanya sudah saya kerjakan sesuai aturan," ungkap Arusman, sembari menunjukkan dokumen pekerjaan sanitasi MCK kepada para wartawan.

Terkait gosip yang menyebutkan bahwa istrinya, Poniatik, kurang ramah terhadap kalangan wartawan, Arusman memberikan klarifikasi yang menyejukkan.

"Istri saya memang punya sifat agak cuek, bukan hanya kepada media, tapi memang perangainya seperti itu," jelasnya sambil tersenyum. Ia menambahkan bahwa terlepas dari sifat cuek tersebut, istrinya dikenal baik di lingkungan masyarakat.

"Namun dia baik dengan ibu-ibu di sini dan juga akrab dengan beberapa wartawan. Jadi kalau ada yang merasa kurang nyaman, ya dimaklumi saja. Jangan diambil hati," tambahnya.

Warga Desa Pematang Cengal sendiri mengaku bangga dan bersyukur atas kepemimpinan Arusman yang dinilai telah membawa banyak kemajuan bagi desa.

Mengakhiri penjelasannya, Arusman kembali menekankan prinsipnya. "Prinsip saya sederhana, menjalankan tugas sesuai tupoksi sebagai pamong rakyat. Kritik dari media atau LSM adalah hal biasa, dan saya selalu terbuka terhadap masukan," pungkasnya. (Ramlan)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X