Workshop Evaluasi Kurikulum Prodi Manajemen Dakwah UIN Bandung, Merespons Tantangan Zaman dan Integrasi Digital

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 27 September 2025 | 03:58 WIB

Journalnusantara.com, Bandung – Program Studi Manajemen Dakwah (MD) UIN Bandung sukses menyelenggarakan Workshop Evaluasi Kurikulum selama dua hari, mempertemukan pengelola prodi, dosen, pengguna lulusan, alumni, dan perwakilan mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan merancang kurikulum yang lebih adaptif dan relevan dengan tantangan kontemporer.

Ketua Prodi MD, Dr. H. Abdul Mujib, M.Ag, menekankan bahwa workshop ini adalah momentum strategis untuk transformasi pendidikan dakwah, memastikan kurikulum selalu disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

"Evaluasi komprehensif ini berupaya menjembatani idealisme akademik dengan realitas lapangan agar lulusan tidak hanya kompeten secara teoritis tetapi juga siap menghadapi tantangan dakwah kontemporer dengan pendekatan inovatif dan aplikatif," katanya.

Perspektif kunci datang dari praktisi lapangan. Eggie Ginanjar, M.Sos, Direktur Sinergi Foundation, menyoroti pentingnya integrasi teknologi digital, menyebut alumni membutuhkan penguatan di aspek digital marketing, fundraising online, dan sistem informasi manajemen.

Senada dengan itu, Iman Ariyadi, Direktur LAZISMU, menekankan perlunya penguatan kompetensi akuntabilitas keuangan dan manajemen program sosial berbasis data, agar lembaga filantropi Islam dapat transparan dan akuntabel sesuai standar internasional (good governance dan impact measurement).

Alumni yang diwakili oleh Dr. H. Ucup Fathudin, M.Ag, menekankan pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik. Ia menyebut tantangan dakwah di era digital yang kompleks menuntut para da'i menguasai ilmu keislaman, dinamika sosial, teknologi informasi, dan strategi komunikasi massa.

"Berharap kurikulum baru dapat melahirkan lulusan berkarakter kuat, profesional, inovatif, dan berkontribusi nyata," ungkapnya.

Workshop ini menghasilkan konsensus dan komitmen bersama untuk mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan praktis di lapangan.

Rekomendasi utama yang disepakati meliputi penambahan mata kuliah digital dakwah, manajemen keuangan syariah, social entrepreneurship, dan sustainable development goals (SDGs) dalam perspektif Islam.

"Komitmen bersama ini diharapkan dapat mewujudkan visi Prodi MD sebagai pioneer pendidikan dakwah yang berkualitas, menghasilkan agent of change yang efektif dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil alamin," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X