Strategi Jitu Menjaga Makanan Agar Tak Cepat Basi

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 26 September 2025 | 13:00 WIB
Makanan sehat kaya protein, serat, dan nutrisi dapat membantu tubuh membakar lemak lebih cepat serta menjaga metabolisme tetap optimal. (Istimewa/Jabaribernews)
Makanan sehat kaya protein, serat, dan nutrisi dapat membantu tubuh membakar lemak lebih cepat serta menjaga metabolisme tetap optimal. (Istimewa/Jabaribernews)

Journalnusantara.com - Memastikan makanan tetap segar dan layak konsumsi adalah keterampilan penting untuk menghemat biaya dan mengurangi limbah makanan. Makanan basi seringkali terjadi karena pertumbuhan mikroorganisme yang dipercepat oleh suhu, kelembaban, dan paparan udara. Dengan menerapkan beberapa strategi penyimpanan yang tepat, Anda dapat memperpanjang usia simpan berbagai bahan makanan dan masakan. Kuncinya adalah mengendalikan tiga faktor utama: suhu, udara, dan kelembaban.

5 Tips Efektif Mencegah Makanan Cepat Basi

Kendali Suhu Kritis (Pendinginan Cepat):

Aturan utama untuk makanan matang adalah jangan biarkan terlalu lama berada pada suhu ruangan, terutama dalam rentang 'zona bahaya' (antara 5∘C hingga 60∘C). Setelah memasak, dinginkan makanan dalam waktu maksimum dua jam sebelum menyimpannya ke dalam kulkas atau freezer. Jika jumlahnya banyak, bagi makanan menjadi porsi kecil di wadah dangkal agar proses pendinginan berlangsung cepat.

Penyimpanan Kedap Udara:

Udara membawa kelembaban dan oksigen yang memicu pertumbuhan jamur serta membuat makanan cepat kering (misalnya roti) atau tengik (misalnya minyak). Selalu simpan bahan makanan kering (seperti sereal, bumbu, atau biji-bijian) dan sisa makanan matang dalam wadah yang kedap udara (airtight). Untuk daging mentah, gunakan teknik vacuum seal atau bungkus rapat untuk meminimalkan kontak dengan udara sebelum dibekukan.

Tepat Guna pada Kulkas dan Freezer:

Setiap bagian kulkas memiliki suhu berbeda. Simpan daging mentah di rak paling bawah untuk mencegah cairan menetes ke makanan lain. Atur suhu kulkas di bawah 4∘C dan freezer di bawah −18∘C. Jangan memadati kulkas secara berlebihan karena akan menghambat sirkulasi udara dingin dan membuat proses pendinginan tidak optimal.

Keringkan Sebelum Disimpan:

Kelembaban adalah musuh utama kesegaran. Sebelum menyimpan sayuran berdaun atau herbal, pastikan Anda telah mengeringkannya dengan benar. Sisa air pada permukaan akan mempercepat pembusukan. Anda bisa membungkusnya dengan tisu dapur kering atau kain bersih sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup yang ditempatkan di laci kulkas.

Terapkan Prinsip FIFO (First In, First Out):

Atur isi kulkas dan pantry Anda secara berkala. Selalu dahulukan penggunaan makanan atau bahan yang lebih dulu Anda beli (First In) untuk menghindari melewati tanggal kedaluwarsa atau busuk. Penataan yang rapi juga memudahkan Anda mengidentifikasi mana makanan yang harus segera dihabiskan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB
X