Journalnusantara.com, Lamongan - Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) 27 Kecamatan se-Kabupaten Lamongan untuk masa khidmat 2025-2030 telah serentak dikukuhkan di Pendopo Lokatantra Lamongan, pada Sabtu (27/09/2025).
Pengukuhan terhadap 81 orang pengurus ini dipimpin oleh Wakil Ketua Umum DP MUI Kabupaten Lamongan, KH. M. Said Humaidy, SH., M.Pd.I.
Acara penting ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan tokoh masyarakat, termasuk Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, serta perwakilan dari Kapolres dan Kodim 0812, Kepala Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, wakil Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Ketua Baznas, Camat se-Kabupaten Lamongan, tokoh masyarakat, dan Ormas Islam.
Dalam sambutannya, KH. M. Said Humaidy menyampaikan bahwa pengurus MUI Kecamatan yang baru dilantik akan segera bekerja menjalankan fungsi MUI sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat) sekaligus Shadiqul Hukumah (mitra pemerintah).
Ia menuturkan, MUI akan ikut serta mencarikan jalan keluar bagi permasalahan keummatan dan juga mengambil peran dalam menjaga kestabilan Negara.
Sementara itu, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi—yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Lamongan—memberikan ucapan selamat.
Pak Yes mengutarakan harapan agar MUI Kecamatan dan Kabupaten dapat menjadi patner strategis dalam pembangunan Lamongan, baik secara spiritual maupun sosial-ekonomi.
Pada kesempatan yang sama, MUI Lamongan turut meluncurkan Halo MUI Lamongan sebagai layanan digital baru. Layanan ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai konsultasi, termasuk masalah keagamaan, konsultasi sertifikasi halal, informasi fatwa MUI, dan perpustakaan MUI Lamongan.
Artikel Terkait
Strategi Jitu Menjaga Makanan Agar Tak Cepat Basi
Pertahanan Diri: 5 Langkah Menjaga Tubuh dari Serangan Racun Makanan
Makanan dan Minuman Penjaga Sehat, Kunci Tubuh Prima dan Imunitas Kuat
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Mengapa Membaca Sangat Penting bagi Anak-anak (Bagian 6)
Jaringan Intelektual Muda Cianjur Sebut Setwan Adalah Mesin Vital yang Menjaga Kontinuitas Kerja DPRD
Workshop Evaluasi Kurikulum Prodi Manajemen Dakwah UIN Bandung, Merespons Tantangan Zaman dan Integrasi Digital
Dari Parade Raksasa Menuju Kolaborasi Lebah
Waspada di Meja Makan, Tiga Kunci Mengonsumsi Makanan Aman
Hidup Segar dari Akar, Mengapa Sayuran Harus Jadi Bintang Utama
Waspada Minuman yang Mengancam Kesehatan