Terima kasih, wahai sahabat,
handai taulan, dan kerabat
yang hadir dan mendoakan,
menyiram bunga kasih di pelaminan
Setiap pelukan, setiap ucapan,
adalah berkah yang tak ternilai,
menjadi bagian dari keindahan
jadi kenangan yang tak kunjung usai
Semoga Tuhan membalas kebaikan,
mengalirkan rahmat di sepanjang kehidupan
dan menjalin silaturahmi ini
dalam cinta yang abadi
Di bawah naungan doa yang suci,
teranyam janji dalam bisikan nurani
Cinta bertemu dalam restu semesta,
berkibar lembut bagai kain sutra
Bunga-bunga tersenyum di pelaminan,
menyambut langkah penuh harapan.
Harum kasih di udara,
akan menjadi saksi selamanya
Kasih ini bukan sekadar janji,
tetapi doa yang terpatri abadi
Meski bunga pelaminan akan layu
namun cinta akan tumbuh sepanjang waktu
Malang, 28 September 2025
Salam Bahagia,
M. Sinal
Artikel Terkait
Pertahanan Diri: 5 Langkah Menjaga Tubuh dari Serangan Racun Makanan
Makanan dan Minuman Penjaga Sehat, Kunci Tubuh Prima dan Imunitas Kuat
Workshop Evaluasi Kurikulum Prodi Manajemen Dakwah UIN Bandung, Merespons Tantangan Zaman dan Integrasi Digital
Dari Parade Raksasa Menuju Kolaborasi Lebah
Waspada di Meja Makan, Tiga Kunci Mengonsumsi Makanan Aman
Hidup Segar dari Akar, Mengapa Sayuran Harus Jadi Bintang Utama
Waspada Minuman yang Mengancam Kesehatan
Dua Sisi Mata Uang, Risiko dan Bahaya di Balik Olahraga
Kukuhkan DP MUI 27 Kecamatan se-Lamongan, KH. M. Said Humaidy: MUI Sebagai Khadimul Ummah dan Shadiqul Hukumah
Mutiara Pagi: Mutiara Cintaku (Bagian 1980)