Journalnusantara.com, Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menunjukkan sikap terbuka dan humanis dalam menyikapi setiap penyampaian aspirasi mahasiswa.
Ia hadir bukan hanya sebagai pemimpin institusi kepolisian, tetapi juga sebagai sosok yang mau mendengar suara generasi muda.
Dalam berbagai kesempatan, Irjen Rudi berupaya menciptakan suasana dialog yang hangat, penuh rasa hormat, dan jauh dari kesan kaku. Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa merasa dihargai karena didengarkan,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Sementara itu, pihak kepolisian menilai ruang komunikasi yang sehat menjadi kunci dalam menyampaikan penjelasan sekaligus mencari solusi bersama atas isu-isu yang diangkat.
Kedekatan antara Kapolda Jabar dan mahasiswa ini dinilai mampu menumbuhkan rasa saling percaya.
Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai mitra dalam menjaga demokrasi.
Dengan demikian, setiap aksi dan aspirasi mahasiswa tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan energi positif bagi pembangunan Jawa Barat yang lebih baik.
Artikel Terkait
Pernyataan Sikap Aktivis Perempuan Cianjur Terhadap Kematian Affan Kurniawan
Ngalih, Ngamuk, Ngobong: Falsafah Jawa di Balik Kerusuhan Jakarta 29 Agustus 2025
Mutiara Pagi: Cahaya untuk Negeri (Bagian 1951)
Abuse Of Power Kepala Daerah
Pemimpin Waskita
GP Ansor Kecamatan Karangtengah Cianjur Soroti Peran Pemuda sebagai Penentu Problem Solver Kesejahteraan
Dengarkan Suara Rakyat
Mutiara Pagi: Elegi Cinta Demokrasi (Bagian 1952)
Mutiara Pagi: Ziarah Negeri (Bagian 1953)
Prabowo Hadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Tiongkok