PWNU Jabar Ajak Kader Muda NU Cianjur Jadi Penggerak Pertanian Modern

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 31 Juli 2025 | 21:24 WIB

Journalnusantara.com, Cianjur - Dalam upaya mendukung program Astacita Presiden Prabowo, khususnya di bidang ketahanan pangan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menggelar sosialisasi intensifikasi pertanian dengan metode “Satu Kali Tanam, Empat Kali Panen” di Aula PCNU Kabupaten Cianjur, Kamis (30/7/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, Ketua HKTI Jabar, Direktur PT Thara Jaya Niaga Diyan Anggraeni, Tenaga Ahli Bupati Cianjur Kang Lukmanul Hakim, serta para pengurus NU dan petani lokal.

Ketua PCNU Cianjur, KH Deden Usman Ridwan, menyatakan dukungannya terhadap program pertanian ini. Ia menegaskan pentingnya swasembada beras dan menyebut beras sebagai ikon Cianjur yang dikenal secara nasional dan internasional.

“Dengan program ini, kami semangat untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian jam’iyyah serta jama’ah NU, mengingat mayoritas petani di Cianjur adalah warga NU,” ujarnya.

KH Juhadi Muhammad menyebut Cianjur sebagai lumbung padi yang strategis di Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan petani agar lebih maju dan sejahtera melalui program pertanian produktif. “PWNU Jabar akan mendukung penuh upaya PCNU Cianjur dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Sementara itu, Kang Lukmanul Hakim menyampaikan apresiasi dari Bupati Cianjur atas kolaborasi NU dan pemerintah daerah dalam memajukan sektor pertanian. “Kami siap bersinergi mewujudkan Cianjur yang istimewa,” ucapnya.

Diyan Anggraeni mengajak NU untuk mengoptimalkan potensi besar yang dimilikinya. Ia menyampaikan bahwa metode tanam empat kali panen sudah berhasil diterapkan di Soreang dan siap diperluas ke Cianjur.

Ia juga meminta NU Cianjur mengirimkan calon kader tani muda untuk dilatih selama seminggu di Soreang. “Mereka akan kami bina hingga tuntas, lalu kembali ke daerah sebagai penggerak pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X