Journalnusantara.com, Cianjur - Sudah saatnya Perusahaan Umum (Perum) TELKOM mengambil langkah digital dalam penyambungan layanan Wi-Fi. Pasalnya, pemasangan kabel Wi-Fi yang dilakukan secara manual saat ini dinilai semrawut dan meresahkan warga, khususnya di Kabupaten Cianjur.
Contohnya di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, pemasangan kabel Wi-Fi yang semakin marak justru memunculkan kekhawatiran. Kabel-kabel dipasang tanpa perencanaan yang baik, bergantungan dan menumpang di tiang telepon atau kabel yang sudah ada sebelumnya. Hal ini menimbulkan kesan asal-asalan dan membahayakan warga yang melintas.
Permintaan akan Wi-Fi rumah memang terus meningkat karena masyarakat menilai layanan internet ini lebih ekonomis dan stabil dibandingkan menggunakan kuota data reguler. Namun sayangnya, peningkatan ini tidak diimbangi dengan penataan jaringan yang baik.
Salah satu warga Kampung Pajagan, RT 03/08 Desa Sukamulya, berinisial DS, mengungkapkan kekhawatirannya. "Kabel Wi-Fi ini seperti gentayangan, asal tempel dan sangat mengganggu. Kami mohon Telkom segera berbenah, cobalah cari jalan terbaik, salah satunya beralih ke sambungan digital," ujarnya.
Senada dengan itu, beberapa warga lainnya juga meminta agar Telkom segera mengambil langkah konkret dan mulai menerapkan teknologi pemasangan berbasis digital demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Artikel Terkait
Peringati Hari Koperasi Nasional, Kopdes Sukasari Karangtengah Siapkan Doorprize dan Genjot Sosialisasi
Pernahkah kamu merasa bersalah saat beristirahat? Atau merasa gagal hanya karena tidak produktif seharian?
Menghadapi Tantangan Pluralisme di Era Digital
Mutiara Pagi: Membuang Prasangka (Bagian 1886)
Membangun Masa Depan: Pelantikan DEMA dan SEMA STISNU Cianjur Berintegritas sebagai Arsitek Perubahan
Hijrah dari Kemiskinan
Mutiara Pagi: Secepat Angin (Bagian 1887)
Kontemplatif: Stimulatif Belajar Guna Mencetak Karakter Seseorang yang 'Berdaya dan Digdaya
Mutiara Pagi: Bumi Tak Angkuh (Bagian 1888)
Young ASEAN Islamic Future Leader Summit (YAIFLS) 2025 Alami Perubahan Jadwal, Siap Digelar Awal Agustus