Akar persoalan itu ada
Di dalam diri kita
Kecewa dan prasangka
Yang sering kita rasa
Terkadang membenci cermin
Saat terpantul wajah orang lain
Padahal bayang-bayang luka
Yang belum bisa diterima
Kerapuhan itu terjadi
Akibat prasangkanya sendiri
Padahal semua bisa sirna
Jika berusaha memperbaikinya
Tawa meremehkan
Diam penuh sindiran
Satu hal yang pasti
Tak mungkin dihindari
Siapa pun takkan bisa
Mengontrol lisan orang lain
Walaupun dengan seribu cara
Untuk membuat mereka yakin
Apa pun bentuk hinaan
Ubahlah jadi harapan
Setiap kata yang memerah telinga
Jadikan bara yang menyalakan cahaya
Malang, 29 Juni 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Membongkar Skema Korupsi Walmer Group: Kejagung Amankan Uang Rakyat
RW 16 Vijayakusuma Gelar Peringatan 1 Muharam dan Syukuran 35 Tahun Perjuangan Pasos-Fasum
No Viral No Justice : Ketika Keadilan Bergantung Pada Warganet
Masyarakat Sambut Meriah 1 Muharram di Seluruh Indonesia
Jalanan Bukan Rumah: Anak-anak Terlantar yang Kita Lupakan
Anak Muda, Ekonomi Digital, dan Tantangan Demokrasi di Era AI
Mutiara Pagi: Arogansi (Bagian 1885)
Peringati Hari Koperasi Nasional, Kopdes Sukasari Karangtengah Siapkan Doorprize dan Genjot Sosialisasi
Pernahkah kamu merasa bersalah saat beristirahat? Atau merasa gagal hanya karena tidak produktif seharian?
Menghadapi Tantangan Pluralisme di Era Digital