Diduga Gegara Politik, Wakil Ketua DPRD Cianjur Ditolak sebagai Pemateri dalam Acara Lokakarya

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 30 Juli 2024 | 05:56 WIB
Wakil Ketua DRPD Cianjur, Deden Nasihin geram dengan Camat Sukaresmi (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Wakil Ketua DRPD Cianjur, Deden Nasihin geram dengan Camat Sukaresmi (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

Journalnusantara.com, Cianjur - Deden Nasihin yang juga Wakil Ketua DPRD Cianjur mengalami penolakan untuk menjadi pemateri dalam lokakarya tingkat Kecamatan Sukaresmi.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi panitia lokakarya mahasiswa KKN UNSUR dengan pihak Kecamatan Sukaresmi yang berlangsung pada Sabtu, 27 Juli 2024, pukul 10.00 WIB.

Rapat yang dihadiri oleh ketua dan sekretaris lokakarya kecamatan tersebut menghasilkan beberapa keputusan penting. Salah satu poin utamanya adalah pembatalan Deden Nasihin sebagai pemateri karena tidak diterima oleh pihak kecamatan Sukaresmi.

Penolakan terhadap Deden Nasihin sebagai pemateri dalam lokakarya di Kecamatan Sukaresmi memunculkan reaksi keras dari Wakil Ketua DPRD tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Deden menegaskan bahwa tindakan oknum aparat kecamatan tersebut tidak mencerminkan semangat demokrasi yang seharusnya melindungi hak-hak sipil, termasuk kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul.

“Menurut saya, ini adalah kebenaran sebuah demokrasi, di mana hak sipil sangat-sangat dilindungi oleh undang-undang, terutama kebebasan berpendapat, kebebasan berserikat, dan kebebasan untuk berkumpul,” tegas Deden, Senin (29/07/2024).

“Penolakan seperti ini menunjukkan bahwa aparat Kecamatan Sukaresmi tidak mencerminkan sikap pemerintah yang demokratis," katanya.

Deden menilai bahwa penolakan tersebut, jika ditarik ke ranah politik, merupakan penghinaan terhadap institusi DPRD. “Saya sebagai Wakil Ketua DPRD Cianjur ditolak oleh pihak kecamatan dengan alasan pilkada. Ini sangat tidak elok,” katanya.

“Ini adalah penghinaan terhadap akademisi dan intelektual. Dan yang kedua, ini adalah penghinaan terhadap institusi DPRD,” timpalnya.

Namun demikian, Deden tetap menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa dan pihak-pihak yang telah mengundangnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada mahasiswa, KKN UNSUR Kecamatan Sukaresmi, yang sudah mengundang saya dalam seminar atau lokakarya bersama masyarakat Sukaresmi. Walaupun acaranya tidak jadi, saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang sudah mau memfasilitasi sharing dan berbagi ilmu saya dengan masyarakat Sukaresmi,” ungkapnya.

Deden juga menekankan pentingnya kesempatan tersebut bagi masyarakat Sukaresmi untuk bertemu dengan wakil mereka.

“Dalam kapasitas saya sebagai Wakil Ketua DPRD Cianjur, aparat Kecamatan Sukaresmi seharusnya merasa bersyukur karena difasilitasi oleh mahasiswa KKN UNSUR untuk bertemu dengan saya. Baik sebagai Wakil Ketua DPRD Cianjur maupun anggota DPRD Provinsi terpilih,” lanjutnya.

Deden Nasihin berharap agar aparat Kecamatan Sukaresmi dapat lebih menghargai upaya mahasiswa dalam memfasilitasi pertemuan antara wakil rakyat dan konstituennya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X