Journalnusantara.com, Jakarta - Pria bernama lengkap Lalu Muhammad Zohri pernah membuat Indonesia bangga dalam pesta olahraga multievent terbesar dunia tersebut.
Bagaimana tidak, Zohri tak hanya mewakili Indonesia, tapi juga Asia Tenggara dalam Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021 tersebut.
Kala itu, bisa dikatakan Indonesia berharap besar kepada Zohri bisa mengharumkan Merah Putih di cabang olahraga (cabor) atletik tersebut.
Walau kenyataannya sangat sulit untuk menang di nomor 100 meter pada ajang Olimpiade. Sebab pertandingan nomor 100 meter putra diketahui paling bergengsi di cabor atletik sehingga para pemain yang turun di nomor tersebut adalah para sprinter terbaik dari tiap negara.
Alasan itu juga yang membuat banyak pasang mata yang akan menyaksikannya nomor 100 meter pada ajang Olimpiade, termasuk saat turnamen tersebut digelar di Jepang.
Saking bergengsinya, banyak atlet lari yang berusaha keras untuk bisa tampil di nomor 100 meter putra tersebut.
Standar utama dari penetapan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 adalah catatan waktu 10,05 detik. Selain itu, ada peringkat dunia dan undangan.
Zohri sendiri mampu lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 dengan standar kualifikasi catatan waktu 10,05 detik.
Pelari asal Lombok itu membuat catatan hebat saat menorehkan waktu 10,03 detik seri Golden Grand Prix Osaka 2019 di Jepang.
Kemudian, jika menilik pada daftar sprinter yang mentas di nomor 100 meter putra ini, tak ada wakil lain dari Asia Tenggara, selain Zohri.
Bahkan pada daftar peringkat dunia dan undangan, tak ada nama-nama dari wakil seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam.
Beberapa negara Asia Tenggara sendiri memang meloloskan wakilnya di cabor atletik Olimpiade Tokyo 2020 ini.
Tetapi, jika berbicara khusus di nomor bergengsi yakni 100 meter putra, hanya ada nama Indonesia, yang diwakili Zohri.
Sayangnya, Zohri gagal melaju ke semifinal pada nomor 100 meter putra Olimpiade Tokyo 2020. Sebab ia hanya finis kelima saat tampil di Heat 4 usai mencatatkan waktu 10,26 detik.
Artikel Terkait
Kota Bekasi dengan View Gunung Gede Pangrango
Pelarian Pangeran Senopati dari Jayakarta
425 Siswa Asal Papua Ikuti Pendidikan Bintara Polri Gelombang II Tahun 2024
Soroti Aset Sekda, Jaringan Intelektual Muda Akan Gelar Aksi Demontrasi di Depan Kantor Kejaksaan Negeri Cianjur
Bacalon Bupati Cianjur dr. M Wahyu Hadiri Pernikahan Rifki dan Santi, Ungkap Rahasia Keluarga Bahagia
Rencana Pembubaran Ansor - Banser di Sidang Kabinet 1964 (Penggalan Peran Sejarah Chalid Mawardi)
Mengobati Penyakit Futur
Catatan Pinggir untuk Acara Haol Mama Ciharashas
Patriot Desa Berkolaborasi dengan BPVP Kabupaten Bandung Barat upaya Mengatasi Problematika Sampah
Kesatuan Umat