Jiwa Pancasila Menghadapi Tantangan Kebangsaan yang Kian Komplek

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Rabu, 23 November 2022 | 21:59 WIB
Jiwa Pancasila di tengah tantangan dunia global yang kian komplek. (Facebook / Komunitas Guru SD)
Jiwa Pancasila di tengah tantangan dunia global yang kian komplek. (Facebook / Komunitas Guru SD)

JournalNusantara.com - Pancasila merupakan ideologi negara dan landasan idiil dari Bangsa yang besar ini. Pancasila lahir dan tumbuh dari akar budaya bangsa yang hidup beribu tahun di Nusantara tercinta, Republik Indonesia. Sebagai ideologi negara, seyogianya Pancasila diamalkan secara murni dan konsekwen sebagaimana amanat dari para Founding Father Indonesia ini.

Semestinya menjadi kewajiban bagi kita sebagai warga negara untuk menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan menjadikan pancasila sebagai pedoman dalam berperilaku, berfikir dan bersikap dalam kehidupan keseharian bangsa.

Baca Juga: Keragaman dalam Kesatuan, Perekat Kebhinekaan di Negeri Kepulauan

Nah, kita juga sebagai warga Indonesia sudah seharusmya memiliki sifat dan sikap pancasilais, karena negara kita merupakan negara yang beragam mulai dari ras, suku, budaya, bahasa serta agama. Keberagaman merupakan sebuah anugerah dari Allah SWT yang harus tetap dijaga, sehingga tumbuh rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang harmonis sesama anak bangsa.

Jika dikaitkan dengan peristiwa Gempa Bumi di Indonesia tepatnya di Kabupaten Cianjur pada tanggal 21/11/ 2022, dengan pusat gempa berada di 10 KM yang memakan banyak korba jiwa bahkan ada yang sampai meninggal dunia.

Kejadia ini jika dikaitkan berhubungan dengan Pancasila sila ke-2 yaitu “Kemanusiaan yang adil dan beradab” yang mengandung makna,kita sebagai warga negara Indonesia harus memiliki sifat empati dan simpati yang harus ditanamkan dalam diri kita.

Kita sebagai bangsa Indonesia harus memiliki kesadaran untuk membantu atau
meyumbangan sebagian harta kita guna diberikan kepada orang yang terkena musibah
gempa bumi tersebut. Apalagi kita sebagai genersi milenial harus memiliki inisiatif untuk menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan mereka yang terkena dampak gempa bumi, mereka sangat membutuhkan makanan, minuman, pakaian, tenda - tenda, uang, dan obat-obatan.

Baca Juga: Hadapi Tahun Politik 2024, Tingkatkan Pendidikan Politik Rakyat !

Di jurusan saya khususnya jurusan Manejemen Dakwah berinisiatif membuat poster Pray For Cianjur dan menyebarluaskan poster tersebut guna menggalang dana bagi korban yang terkena dampak Gempa Bumi Cianjur. Dan kami juga sebagai saudara setanah air turut mendoakan atas kejadian tersebut, semoga kita semua khususnya warga Indonesia senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Kita jangan hanya mementingkan diri sendiri saja atau bersifat egois tapi kita harus
menolong saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan. Jadi, kita sebagai bangsa
Indonesia, generasi milenial penerus bangsa yang akan memajukan bangsa
Indonesia lebih maju, maka terapkanlah siksp Pancasilais dalam diri kita sebagai
pemuda yang menjadikan negara ini aman, damai, dan sejahtera.

Baca Juga: Banyak Lokasi Belum Tersentuh, GUSDURian Peduli Ajak Orang Baik Bantu Korban Gempa Cianjur

Pancasila harus bisa dijadikan pegangan dan prinsip hidup generasi milenial Indonesia
dalam menghadapi berbagai macam masalah yang terjadi di Indonesia. Generasi milenial
harus mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Bukan hanya mengetahui teorinya saja, lebih dari itu harus mampu mengamalkan atau menerapkan sila-sila dari Pancasila tersebut.*** (Dea Rosita/1224030020/MD – 1A).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X