Memaknai Kembali Bhineka Tunggal Ika dalam Jiwa Muda Indonesia

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Rabu, 23 November 2022 | 17:35 WIB
Ilustrasi Keberagaman Suku Agama Budaya Ras Antar Golongan Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika.
Ilustrasi Keberagaman Suku Agama Budaya Ras Antar Golongan Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika.

JournalNusantara.com - Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan negara Indonesia yang tertulis di dalam lambang Garuda Pancasila. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BhinnekaTunggal Ika sendiri berasal dari bahasa Jawa kuno, yang jika di terjemahkan perkata Bhinneka mempunyai arti ragam atau beraneka, Tunggal adalah satu, dan Ika adalah itu. Sehingga Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti yaitu Berbeda-beda tetap satu jua. Konsep Bhinneka Tunggal Ika diambil dari kitab Sutasomo Karangan Mpu Tantular.

Baca Juga: Hoax, Gunung Gede Pangrango Erupsi

Tujuan  dari Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yaittu mempersatukan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, meminimalisir konflik atas kepentingan pribadi atau kelompok, serta menciptakan negara yang aman, tentram dan damai.

Indonesia memiliki banyak Provinsi dan ribuan pulau yang terdapat didalamnya membuat
banyak sekali keberagaman ras, agama, suku ataupun budaya. Keberagaman yang dimiliki
Bangsa Indonesia merupakan realitas yang harus dijaga eksistensinya dalam persatuan dan
kesatuan bangsa.

Baca Juga: Korsel Akan Berikan Bantuan Korban Gempa Cianjur 0.000 dolar AS

Indonesia sendiri memiliki tantangan besar yang dimana tidak menutup
kemungkinan bisa terjadi perpecahan dalam masyarakat akibat keragaman tersebut.
Sebagai makhluk sosial juga kita membutuhkan orang lain tidak ada satu pun manusia yang
dapat bertahan hidup tanpa adanya orang lain yang membantunya.

Maka dari itu, kita harus selalu menjaga kerukunan, kedamaian, dan interaksi yang baik dalam bermasyarakat kita harus bisa bertoleransi walau berbeda, agar tercipta persatuan dan kesatuan antar warga negara Indonesia. Sikap toleransi juga bermanfaat pada kehidupan sosial karena dapat memperkecil kemungkinan pertikaian.

Sebagai generasi bangsa, kita harus mulai membiasakan agar berteman dengan siapa saja
tidak merendahkan dan memandang remeh oranglain atau membeda-bedakan berdasarkan
latar belakang kehidupannya, membebaskan pendapat orang lain dan tidak memaksa
kehendak kita sendiri, menjunjung tinggi kepentingan bersama dan mengesampingkan
kepentingan golongan tertentu atau individu, dengan seperti itu akan menjaga keutuhan
NKRI dan menegakkan kehidupan bangsa yang toleran.

Baca Juga: Gempa di Cianjur Diprediksi Berulang Setiap 20 Tahun, BMKG: Kontruksi Rumah Harus Tahan Gempa

Sebagai contoh banyak dari kita yang sekarang hidup di daerah orang atau biasa disebut
merantau untuk menempuh pendidikan, nah kita harus bisa bertoleransi dan menghargai
kaum pribumi di daerah tersebut agar tetap terjalin kekeluargaan dan silaturahmi kita dengan warga sekitar ataupun teman satu kost kita.

Dan juga kita harus menerapkan rasa kemanusiaan yang tinggi karena jika sedang terjadi sesuatu dan kita membutuhkan orang lain kita bisa saling memberi bantuan. (Sabila Nur Hasanah/1224040109/PMI 1-C)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB

Obor Hijriah Perangi Korupsi

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sekolah Garuda dan Kasta Baru Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:35 WIB

Menguji Keberanian Mengungkap Gurita Korupsi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 | 15:57 WIB
X