opini

Tadabbur Ayat-Ayat Pendidikan, Memohon 'Pintu Masuk' dan 'Pintu Keluar' Terbaik dalam Hidup

Kamis, 25 September 2025 | 10:00 WIB
Keindahan alam di tempat wisata Icon Taraju Tasikmalaya. (TikTok@rfazriaaa)

Bagian terakhir dari doa ini adalah permohonan: "dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong(ku)." Kekuasaan (sulṭānan naṣīran) di sini dimaknai bukan sekadar kekuasaan fisik atau jabatan, melainkan kekuasaan hujah dan alasan yang dapat diterima.

Perintah ini ditujukan agar ketika berdakwah, Nabi dapat menguasai argumen yang memuaskan orang-orang yang mendengarkannya, sehingga bertambah kuat iman mereka. Jika yang mendengar adalah orang kafir, hati mereka akan menjadi lunak dan mau masuk Islam.

Sebagai jawaban atas doa Nabi Muhammad saw., Allah menerangkan bahwa Dia akan memelihara Nabi dari segala macam tipu daya manusia dan akan memenangkannya terhadap orang-orang kafir. Hal ini sejalan dengan janji Allah dalam firman-Nya di Surah Al-Mā’idah Ayat 67:

وَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْكٰفِرِيْنَ 

Artinya: "Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir."

Dengan demikian, Surah Al-Isrā’ Ayat 80 adalah doa universal yang harus selalu diamalkan oleh setiap Muslim yang menghadapi fase transisi, baik dalam pendidikan, karier, maupun perjuangan, memohon keberkahan dalam proses awal dan akhir, serta kekuatan argumentasi untuk membela kebenaran.

Halaman:

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB