Nafkh al-Ruh – peniupan ruh ilahi (QS al-Hijr: 29)
Aql – kesadaran intelektual sebagai instrumen taqarrub
Ibtal al-Nafs – kematian ego untuk kebangkitan hakikat
Barzakh – fase transisi ruh menuju realitas hakiki
Yawm al-Hisab – kesadaran penuh atas amal
Khulud – kekekalan di hadirat Tuhan (liqa’ Allah)
Setiap maqam bukan sekadar fase waktu, tetapi transformasi ontologis. Dalam istilah Mulla Sadra, ini disebut al-harakah al-jawhariyyah, yakni gerak esensial menuju kesempurnaan wujud.
Epistemologi Fitrah dan Rasionalitas Qurani
Amuli menolak pemisahan tajam antara akal dan spiritualitas sebagaimana dikembangkan dalam modernisme Barat. Baginya, sumber pengetahuan tertinggi adalah fitrah ma’rifah, yakni potensi mengenal Tuhan yang telah tertanam dalam diri manusia. Ia menulis:
Ma’rifatullah laysat mustahshalah min al-kharij, bal hiya ma’a insan mawjudah
Pengetahuan tentang Tuhan tidak diperoleh dari luar, melainkan telah menyatu dalam diri manusia