Belajar dari Buya Safiie Maarif
Menjaga nalar adalah jihad
Melawan kemalasan berpikir
Apabila tidak ada niat jahad
Kebaikan akan terus mengalir
Menjaga nalar di era digital
Merupakan jihad intelektual
Dari berbagai tradisi
Membuktikan kehebatan ini
Nalar adalah alat
Mendekat kepada kebenaran
Keberadaannya sangat bermanfaat
Guna menyampaikan kebijaksanaan
Penggunaan akal yang bijak
Adalah tanggung jawab spiritual
Sedangkan nalar yang bijak
Cermin perilaku yang bermoral
Di zaman penuh distorsi
Serta keadaan penuh distraksi
Berpikir jernih tindakan revolusioner
Dengan akal sehat sebagai barometer
Untuk memprediksi perubahan cuaca
Yang terjadi di dalam batin sendiri
Yang sering tidak merasa
Kejelekan orang lain yang diurusi
Malang, 19 Mei 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Bongkar Rahasia Konten Viral, Psikologi di Baliknya dan Cara Anda Menirunya
Maksimalkan Libur Akhir Pekan Anda: Ide Kegiatan Seru dan Menyegarkan
Peringatan Haul Muassis NU dan KH Muhammad Syuja'i Digelar di Cianjur, Kenang Jasa Para Perintis Pesantren
Menjadi Penegak Keadilan: Tadarus Ayat-Ayat Pendidikan
Lezatnya Nasi Liwet, Cita Rasa Tradisional yang Menggugah Selera
Mantai dan Santai di Pesisir Pantai
Menjaga Perbatasan, Menjaga Indonesia: Potret Kehidupan di Ujung Timur Merauke-Papua Nugini
Mutiara Pagi: Perang (Bagian 1844)
Ekoteologi dan Ketahanan Air Dunia
IPPAQI Kabupaten Cianjur Raih Juara Umum di Panggung Al-Qur'an Tingkat Jawa Barat