Katanya, damai itu indah
Tapi banyak yang memilih masalah
Serta lebih suka untuk bertengkar
Daripada menikmati harumnya mawar
Bukan karena terpaksa
Tapi karena memang suka
Suka menyulut api
Yang sengaja diciptakan sendiri
Lebih memilih medan tempur
Daripada memilih untuk akur
Bahkan ada yang lebih hebat
Dibumbui dengan semangat jihad
Ada yang memilih perang karena egonya
Tak sanggup menerima paham yang berbeda
Dengan membawa-bawa agama
Lalu memaki-maki seenaknya
Yang paling menyedihkan
Adu domba menjadi pilihan
Dengan membawakan ayat-ayat suci
Tapi minta orang lain untuk berkelahi
Akhirnya perang terus terjadi
Bukan melawan musuh, tapi saudara sendiri
Bahkan juga perang di dalam hati
Akibat luka masa lalu yang dimahkotai
Malang, 18 Mei 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Keajaiban (Bagian 1842)
Webinar Nasional, Menyerap Aspirasi Pendidikan Lewat RUU Sisdiknas
Aliansi BEM Cianjur Jalin Sinergi dengan Kejari Cianjur: Siap Kawal Kebijakan Pemerintah Daerah
Rumah Idaman Tetap Adem Meski Tanpa Tanaman, Ini Rahasianya!
Bongkar Rahasia Konten Viral, Psikologi di Baliknya dan Cara Anda Menirunya
Mutiara Pagi: Penyakit Tak Terlihat (Bagian 1843)
Pesta Rakyat Kebangkitan Nasional Meriahkan Cianjur pada 18 Mei 2025
Maksimalkan Libur Akhir Pekan Anda: Ide Kegiatan Seru dan Menyegarkan
Peringatan Haul Muassis NU dan KH Muhammad Syuja'i Digelar di Cianjur, Kenang Jasa Para Perintis Pesantren
Menjadi Penegak Keadilan: Tadarus Ayat-Ayat Pendidikan