Oleh : Ustadz Abdullah Gymnastiar
Waktu adalah karunia yang sangat berharga. Betapa pentingnya waktu hingga Allah Swt. bersumpah dalam AI Quran, “Wal ‘Ashri (Demi waktu)”, “Wadh Dhuha (Demi waktu dhuha)”, “Wal Lail (Demi waktu malam).”
Baca Juga: Polda Jabar Laksanakan Upacara HUT ke-78 RI
Waktu adalah modal yang sangat besar untuk hidup kita. Setiap orang di dunia ini mendapatkan modal yang sama yaitu 24 jam sehari, 168 jam seminggu, 672 jam sebulan, dan seterusnya. Akan tetapi, mengapa kemudian ada orang yang sukses dan ada yang tertinggal, ada yang beruntung ada dan ada yang merugi?
Baca Juga: Membangun Negeri
Waktu yang dimiliki manusia itu sama, namun cara menggunakannya yang berbeda.
Ada yang menggunakannya sebaik mungkin. Ini adalah wujud rasa syukur atas nikmat waktu yang diberikan Allah Swt.
Ada juga yang menggunakan waktu seenaknya saja, dan ini adalah wujud dari mengkufuri nikmat waktu. Sedangkan barangsiapa yang mengkufuri nikmat Allah, maka ia sama saja dengan mencelakai dirinya sendiri.
Baca Juga: Hadi Sutrisno Berharap HUT RI ke 78 Ciptakan Semangat Perubahan Untuk Perbaikan Indonesia
Semoga kita tergolong orang-orang yang beruntung di dunia, juga di akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.***
Disadur dari group interaksi "kampung akherat".
Artikel Terkait
Kejagung Teliti Berkas Kasus Dugaan Penodaan Agama Panji Gumilang
Rejeki Banyak Bentuknya
Definisi Orang Kaya vs Miskin Ala Viktor Laiskodat
Cecep Priatna Caleg PKN Dapil 5, Pemerataan Pendidikan dan Infrastruktur Kunci Pembangunan Cianjur Selatan
Menjaga Kearifan Lokal Bagian dari Cinta Tanah Air
Kemerdekaan Itu Mahal Harganya
Bersyukur dan Bersabar, Dua Sayap Yang Harus Terus Kau Latih dan Gunakan
Hadi Sutrisno Berharap HUT RI ke 78 Ciptakan Semangat Perubahan Untuk Perbaikan Indonesia
Membangun Negeri
Polda Jabar Laksanakan Upacara HUT ke-78 RI