Oleh : H. Bambang EKo
Apabila kita berada disuatu kampung dan menemui orang menggunakan motor, membawa tas, berwajah sebrang maka dipastikan mereka adalah petugas keliling Koperasi Simpan Pinjam atau biasa disebut Bank Emok.
Bank Emok merupakan sebutan bagi usaha keuangan mikro yang meminjamkan uang kepada masyarakat dengan sistem tagihan secara berkelompok (group lender) yang dilakukan setiap mingguan.
Keberadaan Bank Emok di Kabupaten Cianjur baik wilayah Utara dan Selatan, dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu penopang aktifitas ekonomi. Bank emok memberikan suatu kemudahan proses peminjaman yang dilakukan.
Hal ini yang membuat Bank Emok tetap mempunyai eksistensi di tengah banyaknya sektor finansial baik formal ataupun informal yang ditawarkan di Kabupaten Cianjur. Untuk mengetahui ketegantungan masyarakat terhadap bank emok dan seperti apa kondisi sosial yang dirasakan masyarakat sesudah mengalami ketergantungan pada bank emok, Pemerintah Kabupaten Cianjur harus menerjunkan lembaga survey indefendent guna melakukan kajian, penelitian dan analisa serta kesimpulan yang akurat sesuai fakta dilapangan.
Hasil kesimpulan penelitian nantinya akan digunakan untuk mengetahui tindakan masyarakat dalam upaya untuk menghilangkan ketergantungan masyarakat pada Bank Emok dan langkah kongkrit apa saja yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah.
Perlu di catat bersama, masyarakat memiliki ketergantungan terhadap Bank Emok disebabkan karena faktor ekonomi dan aspek administrasi serta terjadinya perubahan kondisi sosial, ekonomi yang menurunkan taraf hidup.
Adanya Bank Emok telah dianggap sebagai suatu alternatif awal yang paling mudah dalam peminjaman. Pemilihan tersebut juga didasarkan banyak masyarakat yang mempraktikan pinjaman pada Bank Emok.
Hal tersebut yang akhirnya menyebabkan pinjaman pada Bank Emok dianggap biasa. Bank Emok saat ini seolah telah menjadi alternatif untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat.
Tugas berat Pemerintah Daerah dan DPRD adalah bagaimana memperbaiki mentalitas dan karakter masyarakat yang memiliki ketergantungan meminjam uang kepada Bank Emok, selain dari sisi regulasi juga ada tindakan kongrkit seperti pinjaman koperasi tanpa riba, perbanyak bantuan ekonomi kerakyatan dengan menyerap dana Pemerintah, CSR atau pun melibatkan para agniya.***
Dari berbagai sumber.
Artikel Terkait
Jaringan Intelektual Muda (JIM) Menduga Ada Pungli Dana Program Bantuan Stimulan Swadaya (BSPS) Cianjur
Perbedaan Benar dan Merasa Benar
Membaca Serangan PSI ke PDIP
KKN Sisdamas UIN SGD Bandung Gelar Penyuluhan PHBS di Desa Cikadu, KBB
O2SN Jenjang SD dan SMP Tingkat Jabar Resmi Dibuka
DPRD Cianjur Memiliki Tanggungjawab Besar Memberantas Bank Emok
Pegadaian Ungkap Cara Aman Memberi Barag Lelangan
Rahasia Sukses Jualan Online
Pernikahan, Sebuah Perjalanan Hidup
Rangkain Dzikir Harian Imam Al Ghozali
Mengukur Ketergantungan Masyarakat dan Eksistensi Bank Emok di Kabupaten Cianjur