Historiografi Tetralogi Islam Bernegara, Apa dan Bagaimana? (Bagian 1)

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Senin, 24 Juli 2023 | 14:23 WIB
Nunu A Hamijaya, Sejarawan public / Penulis Buku Tetralogi Islam Bernegara / Tim Penulis Historiografi UIBI - MPUII (Abdul Qodir Majid)
Nunu A Hamijaya, Sejarawan public / Penulis Buku Tetralogi Islam Bernegara / Tim Penulis Historiografi UIBI - MPUII (Abdul Qodir Majid)

 

Oleh: Nunu A Hamijaya

Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing.

Sungguh beruntunglah orang yang asing” (HR. Muslim no. 145).

بدأ الإسلام غريباً وسيعود غريباً كما بدأ فطوبى للغرباء (Al Ghuroba)

PENGANTAR

Apa itu Buku Tetralogi Islam Bernegara?

Buku   yang  terdiri  dari 4 judul buku , yang merupakan suatu rangkaian kronologis-tematik    tentang sejarah kehendak  berpemerintahan sendiri   (zelfbestuur) atau kehendak    Islam Bernegara Umat Islam Bangsa Indonesia  sejak awal abad 19-an hingga  tahun  1962.

Baca Juga: Urang Tatar Sunda Naik Haji, Bratalegawa Alias Haji Purwa, Gelar Haji bukan Pemberian Pemerintah Belanda

Adapun  ke-empat judul buku itu adalah

  1. Titik nol : Kehendak  Berpemerintahan Sendiri (Zelfbestuur,1916): Pribumi Muslim di Hindia Timur,  ( Pusbangter, 2018)
  2. Toedjoeh Kata : ( Pusbangter, 2020)
  3. Antara Tjisajong dan Bangka (Pusbangter, 2021)
  4. 1 Negeri 3 Proklamasi ( Pusbangter, 2022)

Book review  atas  keempat buku tersebut  sudah   ditulis  sebagai   Pengantar  Buku 1 Negeri  3 Proklamasi, o leh  Prof.Dr. Asep S Muhtadi.MA (Guru Besar Komunikasi  Dakwah ) UIN Sunan Gunung Djati, Bandung,

Mengapa  Tetralogi    Islam  Bernegara  :  Sebuah  Perspektif Baru  Historiografi di Indonesia?

Sebelumnya, harus dijelaskan apa  itu historiografi?

Menurut Louis Gottschalk,  historiografi adalah bentuk publikasi, baik secara lisan atau tertulis tentang peristiwa atau kombinasi dari peristiwa masa lalu. Historiogarfi adalah sejarah masa lalu yang telah direkonstruksi oleh para sejarawan   berdasarkan fakta.(Haryono) Historiografi adalah dua istilah  dalam historiografi, langkah pertama dalam metode historis atau penulisan sejarah dan langkah kedua dari hasil penulisan sejarah (Susanto Zuhdi). Dalam metodologi sejarah, historiografi adalah bagian terakhir. Langkah terakhir, tetapi langkah itu adalah langkah yang paling sulit. (Poesporodjo, 1987) .

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X