Akhir dari segala rangkaian perjalanan haji adalah thawaf wada’. Urgensi membangun kesadaran bahwa semua rangkaian perjalanan haji/hidup harus berakhir. Namun harapan para musafir kiranya akhir perjalanan itu dengan thawaf. Di mana Ka’bah sebagai simbol “al-haqq” menjadi pusat perputarannya. Hakikat dari amalan ini merupakan eksprsei dari pesan Ilahi: wa laa tamutunna illa wa antum Muslimun (jangan kalian meninggal kecuali dalam keadaan Muslim). Meninggal dengan “Laa ilaaha illallah” itu adalah cita-cita semua insan Mukmin.
Para akhirnya jamaah kembali ke tempat asal dengan harapan dan impian membawa haji mabrur. Haji mabrur bukan oleh-oleh dari Mekah (tanah suci). Justeru Haji mabrur adalah tekad dan komitmen yang membara dada untuk mewujudkannya di tempat kediaman masing-masing. Haji mabrur adalah haji yang menghadirkan transformasi kehidupan ke arah yang lebih baik. Semoga!
Makassar City, 28 Juni 2023
Presiden Nusantara Foundation
Artikel Terkait
Allah Berbahasa Arab Susah Ketemu Orang Indramayu, Gusti Allah Nggak Ngerti !
Untuk Para Pejuang Mimpi
Tingkatkan Pengetahuan Global, STAI Al-Ittihad Cianjur Bersama IRE Belanda Helat Seminar Internasional
Kemandirian Ekonomi, Komisaris BSI Ajak Mahasiswa Meneladani Spirit Nahdlatut Tujjar
Peluang dan Tantangan Bioskop Pertama di Cianjur
Modus Berbelitnya Proses Birokrasi Pangkal Terjadinya Praktek Pungli Bantuan Gempa Cianjur
34 Perusahaan Akan Ikuti Job Fair Cianjur 2023 di Lapang Prawatasari Joglo, Datang Ya Loker Menanti
Saat Langit Terbuka di Arafah
20 Finalis Bakal Ikuti Gelaran Grand Final Miss Indonesia Jawa Barat 2023
Haji Itu Simbol Kesempurnaan Islam