Haji Itu Miniatur Kehidupan

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 29 Juni 2023 | 04:49 WIB
Haji Itu Miniatur Kehidupan
Haji Itu Miniatur Kehidupan

Akhir dari segala rangkaian perjalanan haji adalah thawaf wada’. Urgensi membangun kesadaran bahwa semua rangkaian perjalanan haji/hidup harus berakhir. Namun harapan para musafir kiranya akhir perjalanan itu dengan thawaf. Di mana Ka’bah sebagai simbol “al-haqq” menjadi pusat perputarannya. Hakikat dari amalan ini merupakan eksprsei dari pesan Ilahi: wa laa tamutunna illa wa antum Muslimun (jangan kalian meninggal kecuali dalam keadaan Muslim). Meninggal dengan “Laa ilaaha illallah” itu adalah cita-cita semua insan Mukmin.

Para akhirnya jamaah kembali ke tempat asal dengan harapan dan impian membawa haji mabrur. Haji mabrur bukan oleh-oleh dari Mekah (tanah suci). Justeru Haji mabrur adalah tekad dan komitmen yang membara dada untuk mewujudkannya di tempat kediaman masing-masing. Haji mabrur adalah haji yang menghadirkan transformasi kehidupan ke arah yang lebih baik. Semoga!

Makassar City, 28 Juni 2023

Presiden Nusantara Foundation

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X