Memaknai Keberkahan Ramadan - 05

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 27 Maret 2023 | 05:24 WIB
Memaknai Keberkahan Ramadan - 05 (net)
Memaknai Keberkahan Ramadan - 05 (net)

Dan di detik-detik terakhir hidupnya itu sang Ibu menerima Kalimah Tauhid. Menerima kunci syurga itu. Alhamdulillah.

Satu kisah lagi. Yang ini juga Ibu seorang Mualaf yang sekarang jadi da’i. Beliau adalah Syeikh Muhammad Yasin, seorang da’i yang sangat gigih di kota New York. Seorang warga Warga kulit putih, pernah mengenyam pendidikan Islam di Madinah.

Sejak kembali dari Madinah satu hal yang ingin beliau lakukan. Yaitu ingin merawat dan membahagiakan Ibunya yang telah tua. Dan untuk itu beliau menikah karena ingin fokus merawat Ibunya yang sakit-sakitan.

Ibunya tidak pernah mau menerima Islam. Bahkan terbuka mengatakan agama ini bukan untuknya. Tapi Syeikh Yasin tidak pernah mendesak. Hanya menunjukkan bakti dan cinta kepada Ibunya.

Hingga pada suatu Ibunya sakit keras dan krusial. Di momen-momen itulah Syeikh Yasin mendekat ke telinga Ibunya dan mengajaknya menerima: “Laa ilaaha illallah - Muhammad Rasulullah”. Dan beliau menerimanya hanya sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Kedua cerita benaran (real story) dari New York di atas menyampaikan pesan bahwa seorang manusia itu selalu ada harapan. Karena memang kasih sayang Allah itu lebih luas dari segala dosa dan kesalahan manusia.

Semangat ini jugalah yang kita harus bangun di bulan Ramadan ini. Karena Sungguh di bulan ini secara khusus Allah bukakan pintu-pintu magfiraNya seluas-luasnya. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita semua. Amin!

Jamaica Hills, 26 Maret 2023

Presiden Nusantara Foundation

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X