Pencegahan harus menjadi prioritas, karena melindungi korban sebelum kekerasan terjadi jauh lebih bernilai daripada menangani dampaknya setelah korban mengalami penderitaan.
Peran keluarga juga tidak dapat digantikan. Orang tua adalah benteng pertama perlindungan anak. Pendidikan karakter, komunikasi yang sehat, pengawasan terhadap penggunaan media digital, serta penanaman nilai saling menghormati harus dimulai dari rumah.
Sekolah wajib menjadi ruang aman yang bebas dari perundungan dan kekerasan seksual, sementara masyarakat harus berani melaporkan setiap dugaan kekerasan tanpa takut terhadap intimidasi.
Pada akhirnya, melindungi anak dan perempuan bukan hanya amanat konstitusi, tetapi juga investasi bagi masa depan bangsa. Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang hanya mampu membangun gedung-gedung tinggi atau mencatat pertumbuhan ekonomi yang baik, melainkan bangsa yang mampu menjamin setiap anak tumbuh dengan aman dan setiap perempuan hidup dengan martabat.
Sudah saatnya perlindungan terhadap anak dan perempuan menjadi gerakan bersama pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, media, organisasi masyarakat, dan seluruh warga. Sebab, ketika satu anak atau satu perempuan menjadi korban kekerasan, sesungguhnya yang sedang terluka adalah masa depan Indonesia.
Cianjur, 30 Juli 2026
Artikel Terkait
SPPG Sulaimaniyah Cianjur Gandeng UMKM Lokal untuk Pasokan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis
Peserta Cabang Tilawah Dewasa Rampungkan Tahapan Lomba MTQH ke-48 Cianjur
Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal, Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan
Diduga Oknum Guru Lakukan Pelecehan Seksual di SMAN 1 Solok, Siswa Bentangkan Banner ‘Stop Penyimpangan’
Hidroponik Sumbu Jadi Solusi Bertani di Perkotaan, Di Lahan Sempit Pun Bisa
Gila...1.700 Ompreng MBG Diduga Dijual Satpam SPPG untuk Beli Narkoba
Kena OTT KPK, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Miliki Kekayaan Capai Rp21,3 Miliar
Mutiara Pagi: Kemenangan Terbesar (Bagian 2286)
Tuntutan Aspirasi Dipenuhi Manajemen, SPBUN-SGN Apresiasi Bantuan Mediasi dari DPR RI
Evaluasi MTQH 48, LPTQ Cianjur Siapkan Haurwangi Jadi Tuan Rumah Selanjutnya