Suatu hari anak-anak itu akan kembali kepada Allah.
Pada hari itu Allah tidak akan bertanya berapa nilai rapornya.
Allah tidak akan bertanya berapa luas rumahnya.
Allah tidak akan bertanya berapa banyak pengikut media sosialnya.
Tetapi Allah akan menilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, akhlak, amal saleh, dan manfaat yang telah mereka berikan kepada umat manusia.
Maka tugas terbesar orang tua bukan sekadar memberi makan dan pakaian.
Tugas terbesar orang tua adalah membangun jiwa mereka.
Menanamkan tauhid sebelum dunia merusak pikirannya.
Menanamkan akhlak sebelum kesombongan menguasai hatinya.
Menanamkan keberanian sebelum ketakutan menghalangi langkahnya.
Menanamkan cinta kepada Allah sebelum mereka jatuh cinta kepada dunia.
Jangan wariskan hanya tanah dan rumah.
Wariskan iman.
Wariskan ilmu.
Wariskan karakter.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Doa yang Tak Pernah Usai (Bagian 2232)
Ketua PBNU Masa Depan: Menjaga Akar Rumput, Merajut Jejaring Dunia
Rapor TKA 2026 Cianjur: Nilai Bahasa Indonesia SMP Sempurna, Numerasi Matematika Masih Anjlok
Mengukur Capaian Belajar Puluhan Ribu Siswa SMP Cianjur Lewat Asesmen Akhir Tahun
Tayang di TVRI, Kisah Romantis Senja dan Raka dalam Film Pendek Langit Biru
Lima Tahun Jabar Bergerak Zillenial, Atalia Praratya Apresiasi Konsistensi Gerakan Anak Muda
Menengok Curug Cipanangkeus, Potensi Wisata Tersembunyi di Lokasi KKN Unsil Tasikmalaya
Dekatkan Akses Pendidikan, SDN Pasir Keuleuwih Gandeng SMP IT Nahdlatul Fata
Memadukan Pendidikan Umum dan Pesantren, SMP IT Nahdlatul Fata Darusyifa Cetak Generasi Unggul di Cianjur
BPKP Temukan Potensi Pemborosan Rp 5,9 Miliar dalam Belanja Kesehatan di Cianjur