Anak Bukan Milik Kita, Anak Milik Allah Sepenuhnya

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Minggu, 7 Juni 2026 | 06:14 WIB
Ilustrasi Anak dan Ibu. (Freepik)
Ilustrasi Anak dan Ibu. (Freepik)

Suatu hari anak-anak itu akan kembali kepada Allah.

Pada hari itu Allah tidak akan bertanya berapa nilai rapornya.

Allah tidak akan bertanya berapa luas rumahnya.

Allah tidak akan bertanya berapa banyak pengikut media sosialnya.

Tetapi Allah akan menilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, akhlak, amal saleh, dan manfaat yang telah mereka berikan kepada umat manusia.

Maka tugas terbesar orang tua bukan sekadar memberi makan dan pakaian.

Tugas terbesar orang tua adalah membangun jiwa mereka.

Menanamkan tauhid sebelum dunia merusak pikirannya.

Menanamkan akhlak sebelum kesombongan menguasai hatinya.

Menanamkan keberanian sebelum ketakutan menghalangi langkahnya.

Menanamkan cinta kepada Allah sebelum mereka jatuh cinta kepada dunia.

Jangan wariskan hanya tanah dan rumah.

Wariskan iman.

Wariskan ilmu.

Wariskan karakter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memerdekakan Meja Makan, Memerdekakan Bangsa

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:52 WIB

Sesudah Perayaan

Selasa, 21 Juli 2026 | 07:13 WIB

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB
X