Oleh: Fardan Albasith
Semester dua Program Doktoral S3 Manajemen Pendidikan Islam telah berhasil saya lalui. Periode ini terasa sangat lancar dan penuh makna mendalam.
Ini adalah bagian penting dari perjalanan intelektual dan spiritual saya. Terutama sebagai calon doktor di bidang yang krusial ini.
Di prodi Pendidikan Islam Program Pascasarjana UIN SGD Bandung, saya tidak hanya memperkaya wawasan akademik. Lebih dari itu, saya juga memperdalam kesadaran akan peran strategis kami.
Peran ini sangat vital dalam membangun sistem pendidikan Islam. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang lebih adil, berkualitas, dan berkelanjutan di masa depan.
Rasa terima kasih yang tulus saya sampaikan kepada para dosen pembimbing. Khususnya kepada Guru Besar, Profesor, dan Doktor, atas dedikasi luar biasa mereka.
Ucapan terima kasih juga saya haturkan kepada seluruh rekan-rekan seperjuangan MPI-A. Mereka telah menjadi bagian penting dari proses belajar yang sangat kolaboratif dan inspiratif.
Harapan saya, semoga ilmu yang telah kami peroleh ini menjadi amal jariyah. Ilmu ini juga akan menjadi bekal berharga untuk tahapan studi berikutnya.
Tahapan tersebut termasuk riset disertasi, yang akan menjadi tonggak kontribusi penting kami. Kontribusi ini akan kami persembahkan bagi dunia keilmuan dan masyarakat luas.
Saya merasa apa yang kini kami integrasikan adalah wujud kreativitas dan inovasi. Tujuannya untuk mewujudkan rekognisi sosial, khususnya di Kabupaten Cianjur.
Hal ini bertujuan agar Cianjur dapat lebih akseleratif dalam menyelenggarakan pendidikan. Baik itu pendidikan formal maupun non-formal.
Semua ini demi menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di masa depan. SDM yang mampu bersaing dan berkontribusi nyata.
Mari kita terus menjaga semangat belajar dan integritas akademik. Serta niat tulus untuk menghadirkan perubahan bermakna dalam dunia pendidikan.
Kita harus siapkan kembali semangat sebagai realisasi nyata program pendidikan di masyarakat. Wujudkan kolaborasi fentahelix yang kuat dan sinergis.
Artikel Terkait
Ketika Laut Merenggut Asa, Tragedi Kapal Tenggelam di Tengah Badai
Dari Kontraktor ke Petani Sukses, Kisah Tri Heriyanto Raup Puluhan Juta dari Budidaya Talas
Kehadiran Ruhani Pangersa Abah Anom QS dalam Robithoh Para Muridnya
Jalin Kolaborasi, Umat Budha Tri Dharma Siap Bersinergi dengan Pemkab Cianjur
Perubahan Cuaca dan Dampaknya terhadap Kehidupan Sehari-hari
Quinoa, Superfood Pengganti Nasi yang Kaya Manfaat
Mutiara Pagi: Doa Nelayan Tua (Bagian 1892)
Kembali ke Putih Abu: Reuni 34 Tahun Alumni SMANSA 1991 Cianjur, Merayakan Masa Lalu dan Menyulam Masa Depan
PPP Sebagai Alat Perjuangan Umat Islam, Menguatkan Kepemimpinan Kader di Cianjur
Mutiara Pagi: Jejak Para Bijak (Bagian 1893)