Ramadan: Telaga di Padang Gersang

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 11 Maret 2025 | 05:25 WIB
Mohamad Sinal
Mohamad Sinal

Oleh sebab itu, orang-orang yang beriman akan merindukan kehadirannya. Siapa pun selalu ingin merasakan kesejukannya. Meski datang hanya sejenak, namun meninggalkan jejak yang mendalam bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh menghidupkannya.

Dalam hiruk-pikuk dunia, Ramadan hadir untuk mengingatkan bahwa ada waktu untuk berhenti dan merenung. Ia mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan terletak pada limpahan materi. Namun, pada ketenangan hati yang hanya bisa didapat dari kedekatan dengan Sang Ilahi.

Dalam Ramadan, kita belajar bahwa kelaparan bukanlah derita. Sebaliknya, ia adalah jalan menuju kesadaran. Dahaga bukanlah siksaan, tetapi gerbang menuju ketakwaan.

Ketika Ramadan usai, kita masih bisa membawa kesejukan telaga ini dalam langkah-langkah kehidupan. Setelah berpisah dengan bulan yang mulia ini, kita masih tetap menjaga hati agar tetap bening. Inilah hikmah besar dari bulan Ramadan.

Oleh sebab itu, marilah kita meneguk setiap tetesan keberkahan Ramadan dengan sepenuh jiwa. Agar dapat menghidupkan bulan ini dan mempertahankan ruhnya pada bulan-bulan yang akan datang. Dengan demikian, telaga ini tak hanya bersifat kesementaraan, tetapi mengalir menjadi sungai kebajikan. Selalu menemani perjalanan hidup kita hingga kelak bertemu kembali dengan Yang Maha Suci dalam keadaan suci.

*Penulis adalah Corporate Legal Consultant, ahli bahasa hukum, founder Pena Hukum Nusantara (PHN), dan dosen Polinema.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X