Dalam realita kehidupan tentu kita tidak akan mengalami pembelahan dada untuk mensucikan itu. Namun hati harus selalu dijaga dalam kesuciannya melalui ragam jalan yang Allah telah berikan kepada kita. Satu di antaranya adalah menjaga sholat dalam kekhusyukan yang maksimal. Khusyu’ dalam Sholat itu bagaikan sedang melakukan pembedahan hati membersihkannya dari ragam kotoran kehidupan. “Beruntunglah dia yang mensucikan (hati). Dan mengingat Tuhannya dan Sholat” (Al A’laa: 4-5).
Rasulullah SAW menyampaikan: “Sholat lima waktu menghapus dosa-dosa bagaikan sungai yang mengalir di depan rumah salah seorang di antara kalian” (HR Muslim).
Ingat, perjalanan hidup ini akan sia-sia jika hati masih penuh dengan kotoran. Bersihkan demi keselamatan dalam perjalanan hidup menuju destinasi di kesucian tertinggi, ridho Allah SWT. Karena semua kita pada akhirnya berjalan menuju padaNya: “inna lillahi wa inna ilaihi rajiun”.
(Bersambung…!)
Jamaica Hills, 28 Januari 2025
*Direktur Jamaica Muslim Center/Presiden Nusantara Foundation
Artikel Terkait
Geram, BEM STIES MIKAR Desak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Usut Dugaan Korupsi Seluruh Pembangunan Sekolah
Tegline Resolusi, PAC GP Ansor Karangtengah Gelar Konferensi Anak Cabang
Ridwansah Nahkodai GP Ansor Karangtengah: Wujudkan Ideologi Kuat, Intelektual Hebat, dan Ekonomi Sehat
Telat Jatah
Makam Sunan Gunung Jati dan Fatahillah
Perdagangan Portugis di Nusantara
Mengapa Disebut Sunda
Tekad Menyetop Impor Beras
Mutiara Pagi: Bernyanyilah (Bagian 1756)
Racana Abdiningrat Cetak Pemimpin Masa Depan Lewat Peer Teaching di MKSC