Jiwa yang beresonansi dengan Allah adalah jiwa yang senantiasa hidup dalam cahaya iman, yang melihat kehidupan ini dengan keindahan, dan yang menghadapi masa depan dengan keyakinan bahwa Allah selalu bersama. Allah SWT. berfirman:
“وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ"
"Dan sembahlah Rabb-mu hingga datang kepadamu keyakinan (kematian)."
(QS. Al-Hijr [15]: 99)
Sehingga dengan demikian, maka perjalanan menuju resonansi jiwa adalah perjalanan yang tiada henti, sebuah langkah yang terus berlanjut hingga kita kembali kepada-Nya dalam keadaan hati yang bersih dan jiwa yang tenteram.
Semoga setiap nafas yang kita hembuskan, setiap langkah yang kita ayunkan, dan setiap doa yang kita panjatkan menjadi bagian dari perjalanan menuju ketenangan abadi dalam ridha-Nya.
Semoga kita senantiasa menjadi jiwa-jiwa yang dirindukan oleh surga, yang merasakan ketenangan dalam ibadah, yang menemukan kedamaian dalam ketaatan, dan yang berjalan di atas jalan cahaya menuju perjumpaan dengan Sang Kekasih, Allah Rabbul Jalil.
Artikel Terkait
Kepemimpinan Diri
Alex Pastoor
Swasemda Beras atau Pangan?
Kejahatan Terhadap Perempuan yang Terus Terjadi
Islam and The Fight for Racial Equality
Bogor Kota Modern Sejak Dulu
Calvin Verdonk Kaget Akun Klub NEC Nijmegen Dibanjiri Netizen Indonesia
Obsesi Sawah Abadi
Perang Manila Melawan Majapahit
Mutiara Pagi: Kekuasaan (Bagian 1749)