Datuknya para Habaib, insan paling mulia Baginda Nabi Muhammad Saw adalah orang yang paling adil dalam menerapkan hukum. Tanpa memandang status dan kedudukan. Kesamaan orang di depan hukum ditegaskan Nabi Saw dalam sebuah hadits.
Dari ‘Urwah bin Zubair, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkhutbah dan menyampaikan,
أَمَّا بَعْدُ ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ النَّاسَ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ ، وَإِذَا سَرَقَ فِيهِمِ الضَّعِيفُ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ ، وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ ، لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ
لَقَطَعْتُ يَدَهَا
“Amma ba’du: Sesungguhnya telah membinasakan umat sebelum kalian, ketika di antara orang-orang terpandang yang mencuri, mereka dibiarkan (tidak dikenakan hukuman). Namun ketika orang-orang lemah yang mencuri, mereka mewajibkan dikenakan hukuman hadd. Demi jiwa Muhammad yang berada di tangan-Nya, seandainya Fatimah puteri Muhammad mencuri, aku akan memotong tangannya.” (HR. Bukhari no. 4304 dan Muslim no. 1688).
Kadang antara nasab dan “nasib” seorang habib, tidak sinkron. Ada habib yang juhala dan berakhlak tercela. Ceramahnya penuh amarah murka, umpat sana sini, caci maki, mencela secara membabi buta sampai mengeluarkan kata-kata kotor kepada umat Nabi Muhammad saw.
Namun demikian, tidak semua habib berperilaku keparat dan bangsat. Masih banyak habaib yang alim, tawadlu’, dan berakhlak mulia. Oleh karenanya, bersikap proporsional terhadap mereka lebih selamat ketimbang bersikap ekstrim dalam mencintai atau membencinya.
Artikel Terkait
Menghitung Nikmat yang Tak Terhitung
Brigade Mahasiswa Desak Desa Gobang Transparan dalam Anggaran dan Program Samisade
Jaga-jaga Perihal Beras
Bansos Skala Mini
Subang Larang, Istri Prabu Siliwangi yang Dibuang
Mutiara Pagi: Dunia Mendatangi (Bagian 1744)
Menyongsong Kader Unggul: PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur Laksanakan Kajian Pra-PKD
Keterbatasan Fasilitas Publik di Cianjur
Mentalitas, Loyalitas, Militansi: Pelatihan Dasar JABAL yang Menginspirasi
Ketua FK3I Pusat Kritisi Ide Prabowo Perihal Program Pengrusakan Hutan Seluas 20 Juta Ha